Tag Archive: KIMIA


  1. Apa saja kriteria limbah yang dapat terdegradasi? Karena ada di luar negri bekas Koran setelah beberapa tahun masih utuh?

Jawaban : Salah satu kriteria limbah yang dapat didegradasi yaitu dapat diuraikan dengan mikroorganisme. Sampah anorganik tidak ter-biodegradasi. Adapun kasus Koran yang yang dutemukan diluar negri yang tidak terdegradasi diakibatkan Karena penimbunan sampah yang terlalu dalam sehingga mikroorganisme yang digunakan untuk menguraikan sampah tersebut tidak sampai ke dalam tanah, sehingga Koran atau sampah tersebut tidak terdegradasi. Oleh karena itu jika menginginkan sampah tersebut didegraasi dalam tanah penimbunan sampah tersebut jangan terlalu dalam.

  1. Benarkah plastik ramah lingkungan bias didegradasi? Apa saja komposisinya? Apa perbedaan plastik ramah lingkungan dengan plastik biasa?

Jawaban : Untuk menyelamatkan lingkungan dari bahaya plastik, saat ini telah dikembangkan plastik biodegradable, artinya plastik ini dapat duraikan kembali mikroorganisme secara alami menjadi senyawa yang ramah lingkungan. Biasanya plastik konvensional berbahan dasar petroleum, gas alam, atau batu bara. Sementara plastik biodegradable terbuat dari material yang dapat diperbaharui, yaitu dari senyawa-senyawa yang terdapat dalam tanaman misalnya selulosa, kolagen, kasein,protein atau lipid yang terdapat dalam hewan.Jenis plastik biodegradable antara lain polyhidroksialkanoat (PHA) dan poli-asam amino yang berasal dari sel bakteri, polylaktida (PLA) yang merupakan modifikasi asam laktat hasil perubahan zat tepung kentang atau jagung oleh mikroorganisme, dan poliaspartat sintesis yang dapat terdegradasi. Bahan dasar plastik berasal dari selulosa bakteri, kitin, kitosan, atau tepung yang terkandung dalam tumbuhan, serta beberapa material plastik atau polimer lain yang terdapat di sel tumbuhan dan hewan. Plastik biodegradable berbahan dasar tepung dapat didegradasi bakteri pseudomonas dan bacillus memutus rantai polimer menjadi monomer-monomernya . Senyawa-senyawa hasil degradasi polimer selain menghasilkan karbon dioksida dan air, juga menghasilkan senyawa organik lain yaitu asam organik dan aldehid yang tidak berbahaya bagi lingkungan.Plastik berbahan dasar tepung aman bagi lingkungan. Sebagai perbandingan, plastik tradisional membutuhkan waktu sekira 50 tahun agar dapat terdekomposisi alam, sementara plastik biodegradable dapat terdekomposisi 10 hingga 20 kali lebih cepat. Hasil degradasi plastik ini dapat digunakan sebagai makanan hewan ternak atau sebagai pupuk kompos. Plastik biodegradable yang terbakar tidak menghasilkan senyawa kimia berbahaya. Kualitas tanah akan meningkat dengan adanya plastik biodegradable, karena hasil penguraian mikroorganisme meningkatkan unsur hara dalam tanah.

  1. Contoh dari bakteri apa yang digunakan pada remediasi?

Jawaban:

Contohnya dalam biodegradasi BTEX dengan cara aerob bakteri yang digunakan adalah : Pseudomonas, Burkhoderia, dan Xanthomonas

Reaksinya.

 

 

  1. Bagaimana penanggulangan lahan yang tercemar oleh pestisida dalam konsentrasi yang sangat banyak?

Jawaban :Bioremediasi merupakan proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air). Proses bioremediasi harus memperhatikan temperatur tanah, ketersediaan air, nutrien (N, P, K), perbandingan C : N kurang dari 30 : 1, dan ketersediaan oksigen. Ada 4 teknik dasar yang biasa digunakan dalam bioremediasi:
a) Stimulasi aktivitas mikroorganisme asli (di lokasi tercemar) dengan penambahan nutrien, pengaturan kondisi redoks, optimasi pH, dan sebagainya.

b) Inokulasi (penanaman) mikroorganisme di lokasi tercemar, yaitu mikroorganisme yang memiliki kemampuan biotransformasi khusus.

c) Penerapan immobilized enzymes.

d) Penggunaan tanaman (phytoremediation) untuk menghilangkan atau mengubah pencemar.

5. Bagaimana pengomposan yang baik ? yang banyak oksigennya atau yang sedikit?

Jawaban: Bergantung pada jenis mikroorganisme yang terlibat, jika bakteri yang digunakan adalah bakteri anaerob, maka kondisi kompos yang mengandung banyak oksigen akan menyebabkan bakteri ini tidak berfungsi maksimum atau bahkan mati. Begitu pula sebaliknya, Jika bakteri yang digunakan adalah bakteri aerob, maka kondisi kompos yang mengandung sedikit oksigen akan menyebabkan bakteri ini tidak berfungsi dengan baik. Selain dari kandungan oksigen, juga perlu diperhatikan suhu dan kelembapan yang sesuai dengan habitat bakteri tersebut agar dihasilkan kompos yang baik.

  1. Bagaimana penanggulangan lupur lapindo di sidoarjo?

Jawaban : Untuk saat ini seperti yang kita lihat penanggulangan lupur lapindo belum terlihat juga, namun tanggul dibeberapa didaerah sidoarjo semakin tidak bisa menahan semburan lupur yang keluar dari perut bumi. Hal ini disebabkan semburan lumpur panas itu tidak bisa dihentikan karena kesalahan pada pengeboran. Jadi menurut kami kami tidak tau cara penanggulangan lupur lapindo tersebut.

  1. Apakah dalam pencemaran tanah ada level-levelnya jika ada ap saja dan bagaiamana penanggulangannya?

Jawaban : level level pencemaran tanah dilihat dari sumber dan dampak yang diakibatnya seperti apa. Untuk limbah domestic yang berasal dari alat-alat rumah tangga misalnya itu bisa dihindari dengan tidak membuangnya sembarngan tapi ditimbun dan didegradasi dengan menggunakan mikroorganisme. Untuk limbah pestisida pun bisa merusak tanah. Salah satu penanggulangannya menggunakan pestisida yang ramah lingkungan atau berasal dari bahan organic. Jika terlanjur tercemar bisa dilakukan penanggulangan dengan menggunakan bioremediasi. Begitu pula limbah yang berasal dari industry yang mengandung logam berat  yang apabila tidak dicegah pencemarannya bisa mengakibatkan kematian bisa di cegah dengan fitoremediasi dengan menggunakan tanaman hiperakumulator. Namun dilihat dari sumber dan dampaknya semua jenis pencemaran tanah berasal dari kegiatan manusia dan manusialah yang harus menaggung resikossnya.

  • Ciri fisik udara tercemar, apakah udara yang kta hirup tercemarkah?(sti fatmawati)

Ciri-ciri udara tercemar ada yang terlihat oleh mata ada juga yang tidak terlihat, ciri udara tercemar yang terlihat oleh mata contohnya polusi berupa debu hitam dari kendaraan, untuk yang tidak terlihat oleh mata, cara kita tau adalah dengan identifikasi sumber polusi, apakah di sekitar kita ada sumber polusi atau tidak.

  • Proses di dalam tubuh zat berbahaya? bagaimana penangulangannya?

Bila ada zat berbahaya yang masuk dalam tubuh, tentu akan ada sel yang bertugas untuk menanggulanginya yaitu sel anti bodi yang terbentuk melalui mekanisme sistem imun yang terdapat dalam tubuh kita, tapi tidak semua zat dapat ditaatasi oleh sel anti bodi tersebut. Pada umumnya peran antibodi adalah menetralkan bahan yang masuk baik yang berbahaya atau tidak berbahaya. Cara menanggulangi bila kita tau yang masuk ke tubuh adalah bahan berbahaya tentu sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter.

  • Cerobong tingi akan mempegararuhi dampak yang lain?(sriesti)

Penggunaan cerobong asap yang tinggi untuk mengurangi polusi lokal berkontribusi dalam penyebaran hujan asam, karena emisi gas yang dikeluarkannya akan masuk ke sirkulasi udara regional yang memiliki jangkauan lebih luas. Sering sekali, hujan asam terjadi di daerah yang jauh dari lokasi sumbernya, di mana daerah pegunungan cenderung memperoleh lebih banyak karena tingginya curah hujan di sana.

  • Bahan-bahan kimia polutan.

 

  • Pencemar selain Pb, ada gak?

 

  • Alat identifikasi kadar standar zat polutan?

Dengan alat tersebut, pemerintah dapat mengukur tingkat polusi kendaraan bermotor, seperti tingkat kualitas pencemaran udara akibat timbal, karbondioksida, karbonmonoksida, maupun tingkat kebisingan.

 

Alat tersebut juga berfungsi untuk menyampaikan informasi tingkat pencemaran udara melalui display yang langsung bisa diketahui masyarakat.

  • Kenapa angin terjadi, hubungan proses penyerbukan dengan gas polutan?

Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan perbedaan tekanan udara dari tekanan tinggi ke tekanan rendah di sekitarnya. Secara global angin juga diakibatkan oleh rotasi bumi.

Proses penyebab terjadinya angin adalah apabila udara (sifat benda terkena panas), maka udara akan memuai dan berat jenisnya berkurang. Dari udara yang memuai dan menjadi lebih ringan itu lantas menuju ke atas atau ke tempat yang kurang kepadatannya. Apabila hal ini terjadi, tekanan udara yang ditinggal akan turun dan otomatis diganti oleh udara di disekitarnya yang lebih dingin mengalir ke tempat tsb. Maka dgn terjadinya perpindahan udara inilah sebagai angin.

Udara yang ringan tadi setelah berada di atas atau di tempat barunya membuat dia susut kembali dan menjadi lebih berat kembali lalu turun atau menuju ke tempat yang lebih renggang. Aliran udara panas menuju ke wilayah udara dingin ini dinamanakan konveksi.

Peredaran atau sirkulasi inilah terjadinya angin.

Kupu-kupu rentan terhadap polutan, polutan tertentu akan membuat kupu-kupu mati sehingga proses penyerbukan tidak terjadi.

PERTANYAAN DAN JAWABAN PRESENTASI PENCEMARAN AIR

Kelompok 5 :

  • Pipih Latipah
  • Rumsiah
  • Salbiah
  • Sri Rahayu
  • Tribekti

 

  1. Bagaimana mekanisme dampak merkuri yang masuk dalam tubuh. Apakah menggangu kerja enzim?

Jawab :

Merkuri sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh karena dapat menimbulkan toksisitas yaitu terjadinya keracunan dalam tubuh manusia yang diakibatkan oleh bahan berbahaya yang mengandung logam beracun. Ion merkuri menyebabkan pengaruh toksik karena terjadinya pengaruh proses presipitasi protein yang menghambat aktivitas enzim dan bertindak sebagai bahan yang korosif. Merkuri merupakan salah satu logam yang mempunyai afinitas sangat besar terhadap belerang. Logam ini dapat menyerang ikatan-ikatan belerang dalam enzim-enzim sehingga enzim yan bersangkutan menjadi tidak berfungsi. Gugus protein, asam karboksilat dan amino juga dapat diserang oleh logam berat ini. Selain itu merkuri dapat terikat dengan fosforil, karboksil, amida, dan amino, dimana dalam gugus tersebut merkuri menghambat reaksi enzim.

 

  1. Air sadah mengandung Mg, bagaimana jika air pemukiman juga mengandung Mg apakah dampak dan efeknya sama dengan air sadah yang mengandung Mg?

Jawab

Dampak magnesium terhadap lingkungan:

Masalah lingkungan secara tidak langsung disebabkan oleh magnesium dalam air. ion Kalsium dan magnesium memberikan pengaruh negatif terhadap kekuatan pembersihan deterjen karena bentuk garam Kalsium dan magnesium ini hampir tidak larut dengan sabun.

Dampak magnesium terhadap kesehatan:

Pada tubuh manusia mengandung sekitar 25 g magnesium, dimana 60% hadir dalam tulang dan 40% hadir dalam otot dan jaringan lain. Ini merupakan mineral makanan bagi manusia, salah satu unsur mikro yang bertanggung jawab untuk fungsi membran, transmisi saraf stimulan, kontraksi otot, konstruksi protein dan replikasi DNA. Magnesium adalah unsur dari banyak enzim. Magnesium dan kalsium sering melakukan fungsi yang sama dalam tubuh manusia dan umumnya antagonis.
Tidak ada kasus yang diketahui keracunan magnesium. Pada dosis besar magnesium oral dapat menyebabkan muntah dan diare. Dosis tinggi magnesium dalam obat-obatan dan suplemen makanan dapat menyebabkan berkurangnya otot, saraf, depresi dan perubahan kepribadian.  Seperti disebutkan sebelumnya, tidak biasa untuk memperkenalkan batas-batas hukum untuk magnesium dalam air minum, karena tidak ada bukti ilmiah toksisitas magnesium. Dalam senyawa lain, untuk asbes misalnya, magnesium mungkin berbahaya.

  1. Pada saat mendidihkan air, apakah bahan pencemar akan 100% hilang ketika air itu dipanaskan?

Jawab :

Pada air yang mengandung bahan pencemar (terkandung logam-logam) ketika dipanaskan tidak akan seluruhnya hilang. Salah satu proses untuk mengurangi kadar bahan pencemar dalam air, diantaranya :

  1. Pada saat proses pemanasan, Air harus sampai mendidih kira-kira sampai 1000C.
  2. Setelah proses pemanasan, air tersebut simpan dalam sebuah wadah kemudian didiamkan beberapa saat kira-kira 1 – 5 menit. Hal ini dilakukan agar bahan pencemar dapat mengendap dan dihasilkan bahan pencemar dengan ukuran butir partikel bahan pencemar agak besar (Untuk mempermudah proses penyaringan).
  3. Proses penyaringan. Pada proses ini, air disaring menggunakan peenyaring atau kain penyaring untuk memisahkan air dan bahan pencemar yang sudah mengalami proses pengendapan.

 

 

  1. Air yang ada diselokan pernah ada yang menjadikan air bersih apakah benar dan bagaimana prosesnya?

Jawab :

Benar, air selokan dapat digunakan dan layak dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Namun air selokan tersebut harus mengalami proses pengolahan sehingga menghasilkan air yang layak pakai sebagaimana pengolahan yang dilakukan oleh IPAL. Proses pengolahan air selokan (mengandung limbah) tersebut yang dilakukan oleh IPAL Bandung terdiri dari dua proses utama, yaitu proses fisik dan biologi :

  1. Proses fisik

Proses fisik yaitu memisahkan air limbah dari sampah-sampah, pasir, dan padatan lainnya sehingga proses pengolahan biologi tidak terganggu.

Tahapan–tahapan proses fisik pada Instalasi (IPAL) Bojongsoang, diantaranya :

1)   Saluran Masuk Air Limbah Domestik (Open Channel)

Pada saluran open channel air limbah domestik dikondisikan sedemikian rupa sehingga ketika air limbah masuk ke unit pengolahan utama tidak mengganggu proses yang ada. Proses ini juga digunakan untuk mengurangi beban pada pengolahan utama.

2)   Bar Screen ( Pemisah Sampah Kasar Manual)

Langkah awal dalam pengolahan air limbah adalah membersihkan partikel-partikel besar yang mengapung dan tersuspensi. Dimensi dan ukuran screen dipengaruhi oleh parameter – parameter sebagai berikut : Kecepatan aliran air limbah pada screening channel (saluran screening) tidak boleh dibawah kecepatan pembersihan diri (cleansing self ) sebesar 37.5 cm/dtk.

Air buangan yang telah melewati bar screen kemudian dikumpulkan pada sumur pengumpulan selanjutnya dipompakanmenuju instalasi pengelolaan.

3)   Sump Well (Sumur Pengumpul)

Langkah selanjutnya air limbah yang sudah melewati Bar Screen (Saringan Kasar) masuk menuju sumur pengumpul, fungsi dari sumur pengumpul adalah untuk mengatasi masalah operasional yang disebabkan oleh debit yang bervariasi, untuk meningkatkan hasil dari pelaksanaan proses selanjutnya dan meminimalkan ukuran dan biaya dari fasilitas pengolahan hilir. Digunakan untuk melakukan netralisasi, pendinginan, dan memperkecil beban kandungan beban limbah sebelum masuk ke pengolahan biologis.

4)   Screw Pump(Pompa Ulir)

Langkah selanjutnya adalah memompa air limbah menggunakan Screw Pump

agar air limbah dapat naik menuju ke atas menuju saringan halus (Mechanical Bar Screen). Waktu pengumpulan pada sumur pengumpulan tidak  boleh terlalu lama, pompa Screw Pump di Instalasi Bojongsoang akan bekerja secara otomatis ketika air limbah yang dikumpulkan pada sumur pengumpul mengenai kutub kabel yang dihubungkan dengan tombol operasi mesin Screw Pump.

5)   Mechanical Bar Screen ( Saringan Halus)

Setelah melewati proses pemompaan, air limbah domestik akan masuk kedalam Mechanical Bar Screen yang merupakan alat mekanis berupa mesin penghalus atau pemarut berfungsi untuk menghaluskan / menghancurkan padatan kasar, sehingga mempunyai ukuran kecil yang seragam. Mechanical Bar Screen (Saringan Halus) terdiri dari sebuah tabung berongga yang terbuat dari besi yang berputar secara terus menerus pada sumbu vertikal dengan sumber tenaga darimotor listrik. Pada tabung ini merupakan suatu saringan yang mempunyai gigi-gigi pemotong yang tajam lalu sampah yang berasal dari Mechanical Bar screen akan dipadatkan oleh Screen Press lalu masuk kedalam kontainer sampah.

6)   Sedimentasi pada Grit Rake dan Grit Chamber

Setelah air limbah melalui proses di Mechanical Bar Screen (saringan halus), lalu air limbah masuk ke proses penyaringan dan pengerukan pasir-pasir halus yang dilakukan oleh Grit Rake dan Grit Chamber  di bagian ini dilakukan proses pemisahan padatan dalam air limbah berdasarkan perbedaan berat jenisantara padatan dan air. Pada proses sedimentasi padatan akan mengendap dengansendirinya,

  1. Proses biologi

Proses biologi yaitu mengolah air limbah sehingga parameter  Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand  (COD), Dissolved Oxygen (DO), kandungan bakteri Coli,kandungan logam berat, dan lainnya yang memenuhi daya dukung lingkungan badan air di mana air limbah yang sudah diolah ini akan dibuang.

Setelah melalui proses fisik, air limbah akan masuk ke dalam proses biologi. Ditinjau dari kebutuhan oksigen, maka proses ini dapat dibedakanmenjadi dua jenis yaitu proses aerob yang berlangsung dengan hadirnya oksigen dan proses anaerob yang berlangsung tanpa adanya oksigen.

  1. Cara menghilangkan nitrat ada tiga metode? Jelaskan?

Jawab :

Tiga metode untuk menghilangkan nitrat dalam lingkungan, diantaranya :

  1. Demineralisasi

Demineralisasi akan mengurangi kadar nitrat dan mineral lain di dalam air. Dalam hal ini, penyulingan air adalah yang paling efektif. Pertama air dipanaskan, setelah itu uap air yang terbentuk dipindahkan ketempat lain yang lebih dingin sehingga terbentuk air kembali dan sisa mineral yang tertinggal akan mengendap di dasar pemanas. Proses ini memerlukan energi dan tenaga yang sangat besar.

  1. Pertukaran ion

Cara ini adalah dengan menukar substansi lain yang serupa sehingga akan mengambil alih tempat yang seharusnya diikat oleh nitrat. Zat yang sering digunakan adalah klorida yang relatif kurang berbahaya.

  1. Pencampuran

Cara ini adalah dengan mencampurkan air yang telah dicemari nitrat dengan air dari sumber yang berbeda dan mempunyai kadar nitrat yang rendah, sehingga dengan pencampuran kedua air ini diharapkan kadar nitrat dapat diturunkan.

 

  1. Pada rumah sakit, biasanya air yang digunakan berbau dan berwarna, apakah itu layak pakai?

Jawab :

Tidak, karena air yang berbau dan berwarna tidak termasuk kedalam ciri-ciri air yang layak pakai. Ciri-ciri air yang layak pakai yaitu air harus jernih dan tidak keruh, tidak berwarna, rasanya tawar, tidak berbau, derajat keasaman/ pHnya netral, tidak mengandung zat kimia, kesadahannya rendah, dan tidak mengandung bakteri patogen.

 

  1. Peptisida banyak mengandung bahan pencemar bagaimana cara menanggulanginya dengan cara yang alami dan buatan?

Jawab :

Penggunaan limbah pestisida yang berlebihan dapat mencemari air. limbah pestisida mempunya aktivitas dalam jangka yang lama dan ketika terbawa aliran air keluar dari daerah pertanian, dapat mematikan hewan yang bukan sasaran seperti ikan, udang dan hewan air lainnya. pestisida terdiri dari pestisida buatan dan pestisida alami. seperti kita ketahui pestisida yang dapat mencemari lingkungan (air) adalah pestisida buatan. cara menanggulanginya adalah dengan menggunakan pestisida yang alami. salah satu kelebihan pestisida yang alami adalah ramah lingkungan karena terbuat dari rempah-rempah.

 

  1. Merkuri adalah logam berat, bagaimana merkuri dalam perairan? Dan bagaimana cara menanggulangi nya dalam air?

Jawab :

  • Ø Perairan yang telah tercemar logam berat merkuri bukan hanya membahayakan komunitas biota yang hidup dalam perairan tersebut, tetapi juga akan membahayakan kesehatan manusia. Hal ini karena sifat logam berat yang persisten pada lingkungan, bersifat toksik pada konsentrasi tinggi dan cenderung terakumulasi pada biota. Senyawa metil merkuri yang merupakan hasil dari limbah penambangan emas masuk ke dalam rantai makanan, terakumulais pada ikan dan biota sungai. Oleh karena itu manusia akan mengalami keracunan jika memakan ikan dan biota perairan yang tercemar logam tersebut. Disamping itu pula, Adanya merkuri dalam perairan sangat berbahaya yang dapat menyebabkan toksisitas karena mengingat air merupakan sumber kebutuhan utama manusia. Pengaruh dari toksisitas merkuri terhadap tubuh  antara lain : kerusakan syaraf, termasuk menjadi pemarah, paralysis, kebutaan atau gangguan jiwa, kerusakan kromosom dan cacat bayi dalam kandungan.Adapun gejala ringan akibat keracunan merkuri adalah depresi dan suka marah-marah yang merupakan sifat dari kejiwaan.
  • Ø Penanggulangan terhadap perairan yang mengandung merkuri

Pencemaran air oleh merkuri tidak bisa diatasi hanya dengan cara penyaringan, koagulasi kopulasi, pengendapan, atau pemberian tawas. Hal ini karena merkuri di air berbentuk ion. Cara terbaik untuk menghilangkan merkuri dalam air ini, yaitu :

  1. Dengan pertukaran ion.

Yaitu mempergunakan suatu resin yang mampu mengikat ion merkuri hingga menjadi jenuh, kemudian diregenerasi kembali dengan penambahan suatu asam, sehingga merkuri bisa dinetralisir. Namun karena biaya ionisasi ini sangat mahal, maka biaya termurah dan terbaik adalah dengan mencegah merkuri tidak masuk perairan.

  1. Penyulingan.

Cara ini pun biaya yang akan dikeluarkan untuk penyulingan pun sangat mahal.

 

Selain itu juga, suatu laporan yang dibuat oleh Enviromental Protection Agency (EPA) memuat beberpa rekomedasi untuk mencegah terjadinya pencemaran merkuri di lingkungan. Rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut :

  • Ø Pestisida alkil merkuri tidak boleh digunakan lagi.
  • Ø Penggunaan pestisida yang menggunakan komponen merkuri lainnya dibatasi untuk daerah-daerah tertentu.
  • Ø Semua industri yang menggunkan merkuri harus membuang limbah industri dengan terlebih dahulu mengurangi jumlah merkurinya sampai batas normal.

 

  1. Apa parameter air bersih? Bagaimana cara sederhana untuk mengetahui bahwa air rumah tangga itu bebas dari pencemar?

Jawab :

Parameter air bersih hampir sama dengan parameter air sehat.  Parameter air sehat  itu diantaranya :

  1. Air harus jernih atau tidak keruh. Kekeruhan pada air biasanya disebabkan oleh adanya butir-butir tanah liat yang sangat halus. Semakin keruh menunjukkan semakin banyak butir-butir tanah dan kotoran yang terkandung di dalamnya.
  2. Tidak berwarna. Air yang berwarna berarti mengandung bahan-bahan lain berbahaya bagi kesehatan, misalnya pada air rawa berwarna kuning , air buangan dari pabrik , selokan, air sumur yang tercemar dan lain-lain.
  3. Rasanya tawar. Air yang terasa asam, manis, pahit, atau asin menunjukan bahwa kualitas air tersebut tidak baik. Rasa asin disebabkan adanya garam-garam tertentu yang larut dalam air, sedangkan rasa asam diakibatkan adanya asam organik maupun asam anorganik.
  4. Tidak berbau. Air yang baik memiliki ciri tidak berbau bila dicium dari jauh maupun dari dekat. Air yang berbau busuk mengandung bahan-bahan organik yang sedang didekomposisi (diuraikan) oleh mikroorganisme air.
  5. Derajat keasaman (pH) nya netral sekitar 6,5 – 8,5 . Air yang pHnya rendah akan terasa asam, sedangkan bila pHnya tinggi terasa pahit. Contoh air alam yang terasa asam adalah air gambut (rawa)
  6. Tidak mengandug zat kimia beracun, misalnya arsen, timbal, nitrat, senyawa raksa, senyawa sulfida, senyawa fenolik, amoniak serta bahan radioaktif.
  7. Kesadahannya rendah. Kesadahan air dapat diakibatkan oleh kandungan ion kalsium (Ca2+)dan magnesium (Mg2+) . Hal ini dapat dilihat bila sabun atau deterjen yang digunakan sukar berbusa dan di bagian dasar peralatan yang dipergunakan untuk merebus air terdapat kerak atau endapan. Air sadah dapat juga mengandung ion-ion Mangan (Mn2+)dan besi (Fe2+) yang memberikan rasa anyir pada air dan berbau, serta akan menimbulkan noda-noda kuning kecoklatanpada peralatan dan pakaian yang dicuci.
  8. Tidak mengandung bakteri patogen seperti Escheria coli , yaitu bakteri yang biasa terdapat dalam tinja atau kotoran, serta bakteri-bakteri lain yang dapat menyebabkan penyakit usus dan limpa, yaitu kolera, typhus, paratyphus, dan hepatitis. Dengan memasak air terlebih dahulu hingga mendidih, bakteri tersebut akan mati.

Adapun cara sederhana untuk mengetahui bahwa air rumah tangga itu bebas dari pencemar yaitu salah satunya dengan dilakukan analisis secara sederhana yang dapat dilakukan sendiri di rumah, yaitu sebagai berikut :

  1. Setengah gelas air yang akan diperiksa dicampurkan dengan segelas air teh.
  2. Selanjutnya didiamkan dalam keadaan terbuka hingga satu malam
  3. Periksalah apakah ada perubahan warna, lendir dan lapisan seperti minyak di permukaan.

Semakin cepat perubahan yang terjadi pada air teh menunjukkan semakin tinggi kandungan kimiawi air tersebut. Bila perubahannya lambat atau baru berubah setelah pengamatan satu malam, kandungan kimiawinya lebih sedikit, namun tetap air itu kurang baik dikonsumsi. Dapat digunakan untuk keperluan lain, kecuali untuk dikonsumsi.
Air yang mengandung tingkat kesadahan dan kandungan logam tinggi dapat terlihat bila air teh berubah menjadi hitam, ungu atau biru. Bila air tetap berwarna seperti air teh, maka secara kimia kualitas air itu baik.

Gambar Pengujian kandungan kimia air menggunakan air teh

  1. Terkait water Fillter bagaimana pengawasan kualitas air sehat ? cara kerjanya memasak air atau hanya penyaringan saja?

Jawab :

Air bersih dan air layak minum atau air minum sehat adalah dua hal yang tidak sama tetapi sering dipertukarkan. Tidak semua air bersih layak minum, tetapi air layak minum biasanya berasal dari air bersih. Air bersih perlu diolah dahulu agar layak minum dan menjadi air minum sehat. Pengolahan tersebut, salah satunya bisa dilakukan dengan penyaringan air (water filter).

Water filter jika dilakukan secara tradisional skala rumah tangga biasanya pengawasan terhadap air sehat kurang akurat tetapi setidaknya dapat mengurangi bahan-bahan pencemar.

Berikut beberapa aternatif cara sederhana untuk mendapatkan air bersih  dengan cara penyaringan air (penyaringan ini tidak dilakukan pemasakan air) :

  1. a.      saringan Kain Katun.

Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana / mudah. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. Saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.

  1. b.      Saringan Kapas

Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.

  1. c.       Saringan Pasir Lambat (SPL)

Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil.

  1. d.      Saringan Pasir Cepat (SPC)

Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Tetapi arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow). Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan pasir.

  1. e.       Gravity-Fed Filtering System

Gravity-Fed Filtering System merupakan gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) dan Saringan Pasir Lambat(SPL). Air bersih dihasilkan melalui dua tahap. Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan Pasir Cepat(SPC). Air hasil penyaringan tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat. Dengan dua kali penyaringan tersebut diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat.

  1. f.       Saringan Arang

Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. Lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada pada air baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. Untuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif.

  1. g.      Saringan air sederhana / tradisional

Saringan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang berasal dari sabut kelapa.

  1. h.      Saringan Keramik

Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan penyaringan melalui elemen filter keramik. Beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. Ketika proses penyaringan, kotoran yang ada dalam air baku akan tertahan dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Sehingga untuk mencegah penyumbatan yang terlalu sering maka air baku yang dimasukkan jangan terlalu keruh atau kotor. Untuk perawatan saringn keramik ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.

  1. i.        Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu

Saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saringan keramik. Air disaring dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. Saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa Kerobokan, Bali. Saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah.
Seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relatif rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC.

 

  1. j.        Saringan Tanah Liat.

Kendi atau belanga dari tanah liat yang dibakar terlebih dahulu dibentuk khusus pada bagian bawahnya agar air bersih dapat keluar dari pori-pori pada bagian dasarnya. Lihat saringan keramik.

 

Pembahasan Soal Diskusi Kimia Tanah

            Kelompok IV:

  • Leti Andriani
  • Sriesti Lestariutami
  • Kristi Luvi Anugrah
  • Ucu Sumiati
  • Windayanti

 

  1. Bagaimana dampak memakan cemilan tanah dalam tubuh? Apa saja kandungan dari tanah  yang digunakan sebagai bahan dasar cemilan tanah? (Ika Komalasari)

Jawaban:

Cemilan tanah yang pertama kali dibuat di daerah Jawa Tengah berbahan dasar tanah liat. Cemilan tanah tersebut diyakini tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Jika dilihat dari kandungannya, tanah liat murni mengandung Hidroksilikat alumina Al2O3.2SiO2.2H2O jadi mudah dibentuk. Peranan silika dalam tubuh diantaranya bermanfaat untuk mencegah keroposnya tulang (osteoporosis) , memperkokoh jaringan serta peremajaan kulit, meningkatkan pengeluaran lendir dan mengurangi
batuk serta membantu didalam regenerasi selaput lendir (Mucous membranes).

 

  1. Salah satu pengaruh terbesar dari manusia adalah terjadinya daerah gurun karena penyalahgunaan lahan dengan curah hujan yang kecil. Bagaimana dengan gurun-gurun pasir yang berada di daerah Arab (contohnya), apakah terbenttuk karena kesalahan manusia atau ada faktor lain? (Mira Herawati)

Jawaban:

Gurun-gurun baru terjadi akibat penyalahgunaan lahan dengan curah hujan yang kecil. Proses perubahan daerah menjadi gurun terjadi karena menurunnya air tanah, salinasi lapisan tanah dan air, berkurangnya permukaan air, erosi tanah yang tinggi, dan perusakan vegetasi asli. Dengan meningkatnya populasi penduduk dunia, salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah mencegah terjadinya gurun-gurun baru.  Sedangkan gurun pasir yang di Arab terbentuk secara alami dikarenakan Arab itu berada di kawasan yang gersang, memiliki curah hujan rendah, suhu siang hari sangat tinggi dan suhu malam sangat rendah.

 

  1. Bagaimana proses penyerapan air dalam tanah? (Siti Halimah)

Jawaban:

Tanah yang ditumbuhi oleh rerumputan dan tumbuh-tumbuhan memiliki lebih banyak rongga dan pori-pori terbuka dipermukaannya dibandingkan tanah yang sudah tertutup bangunan dan aspal jalan raya. Itulah sebabnya bila turun hujan, air hujan bisa meresap ke bawah tanah dengan mudah dan cepat. Suatu kawasan dimana air hujan mudah meresap ke bawah tanah disebut kawasan resapan air atau disebut juga kawasan konservasi air.

Hanya rongga kosong yang bisa menampung air, suatu syarat yang harus dipenuhi agar air hujan bisa meresap ke bawah tanah. Air hujan yang pada mulanya jatuh di atas permukaan tanah, ia bisa meresap ke bawah tanah jika dan hanya jika lapisan tanah di bawah permukaan tanah masih menyisakan rongga-rongga dan pori-pori yang masih kosong. Sebaliknya, jika rongga-rongga dan pori-pori dibawah sana sudah terisi penuh oleh air tanah yang sebelumnya sudah ada, maka air dari permukaan tidak bisa turun ke bawah. Perhatikan gambar di bawah ini.

 

 

 

 

 

 

Di kawasan dataran tinggi, kita menemukan lapisan bawah tanah yang masih menyisakan rongga dan pori kosong, jelas ada, lapisan itu ada di atas water table. Di bawah sungai kita tidak melihat rongga atau pori-pori yang kosong, sedangkan di daerah permukiman kita melihat rongga atau pori-pori yang kosong tetapi sedikit dibandingkan dengan kawasan daratan tinggi, dengan demikian jelas ketika hujan turun yang banyak meresap air adalah kawasan daratan tinggi.

 

  1. Emas berada dimana? (Rumsiah)

Jawaban:

Emas pada umumnya terdapat pada suatu zona hidrotermal dimana pada umunya zona hidrotermal merupakan daerah vulkanis. Genesis emas sendiri dikatakan bahwa emas berasal dari suatu reservoar yaitu inti bumi dimana kemudian air magmatik yang mengandung ion sulfida, ion klorida, dan ion tio kompleks mengangkut logam emas ke permukaan bumi. Arah aliran dari larutan kimia yang mengandung emas ini pada umumnya searah dengan saluran magma pada gunung api membentuk urat-urat (vein) emas. Saat larutan emas terendapkan pada saluran magma yang telah membeku proses hidrotermal yang merupakan kegiatan pos vulkanis terjadi dari kontak air meteorik dengan batuan yang panas atau gerakan air magmatik ke atas dimana keduanya membawa dan melarutkan ion sulfida-klorida-tio kompleks yang menyebabkan emas semakin terendapkan di permukaan bumi.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka analisis keterdapatan emas dapat dilacak dari adanya jejak proses sirkulasi hidrotermal atau umum disebut epitermal dalam dunia tambang di suatu area, Pyrite (Fe2S) yang disebut Fool Gold juga sering dijumpai bersama dengan emas. Kandungan emas sebagai inklusi juga kadang dapat ditemui dalam perak dan batuan yang mengandung tembaga.

Endapan emas juga dapat terbentuk melalui proses pelapukan batuan beku dan urat emas yang dapat mengikis dan memindahkan mineral emas dimana mineral emas akan tersedimentasi dalam material yang berbutir sangat halus yaitu material lempung. Jika tidak terjadi intrusi, mineral emas bisa saja ada pada batugamping yaitu mineral emas dari hasil pelapukan batuan beku yang mengalami proses hidrotermal di tempat yang jauh, namun kemunginannya sangat kecil sekali terdapat kandungan emas yang besar dan menguntungkan secara ekonomis dalam batug amping karena sifat batu gamping yang sangat porus sehingga mineral emas tidak mungkin tersedimentasi dalam batu gamping.

 

  1. Apakah proses penyerapan air di dataran tinggi dan rendah sama? (Nita Rosita)

Jawaban:

Proses penyerapan air di berbagai tempat berbeda-beda. Di dataran tinggi proses penyerapan air lebih cepat daripada di dataran rendah. Hal ini karena banyaknya pohon-pohon yang mempercepat penyerapan air, sedangkan di dataran rendah khususnya perkotaan sebagian besar telah tertutup oleh semen atau aspal sehingga penyerapan air ke dalam tanah menjadi berkurang.

 

  1. Bagaimana kandungan kimia dari pasir? (Sigit Ratulangi)

Jawaban:

Kandungan pasir adalah serta batuan sedimen yang memiliki butir kasar dan berkerikil. Kandungan hara lahan pasir hanya terbatas pada fosfor yang jumlahnya sangat sedikit (5,1-20,5 ppm). Sementara itu, bahan-bahan organik lain hanya 0,4-0,8 persen, natrium 0,05-0,08 persen, dan kalium 0,09-0,2 persen. Tanah berpasir ini mengandung banyak oksigen dan sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman sayuran dataran rendah dan menengah. Akar tanaman pada tanah tipe ini akan lebih mudah melakukan penetrasi. Namun kekurangannya adalah baik air maupun nutrisi meresap lebih cepat sehingga tidak efisien dalam menahan kelembaban dan unsure hara tanah. Lagipula, tanah berpasir cenderung bersifat alkalis yang kurang disukai tanaman sayuran umumnya.

 

  1. Bagaimana proses pembentukan dan pengeluaran air dalam tanah (contoh mata air di pegunungan)? (Jun Jun Junaedi)

Jawaban:

Terbentuknya air tanah bermula dari siklus hidrologi dimana awan tersusun oleh jutaan tetes kecil air, yang sangat ringan, sehingga tetesan ini dapat melayang di udara, kemudian terangkat oleh aliran udara hangat dari darat dan akhirnya dapat berubah menjadi air hujan yang jatuh ke bumi. Air tersebut meresap dan tersimpan ke bawah permukaan tanah yang kemudian karena pengaruh gaya gravitasi bergerak secara vertikal menembus lapisan-lapisan tanah hingga mencapai zona jenuh air dan akhirnya tersimpan di dalam lapisan batuan pembawa air yang disebut akuifer. Akuifer ialah lapisan atau formasi batuan yang mampu menyimpan dan meloloskan air dalam jumlah yang cukup berarti, yang mampu memberi pasokan kepada sumur atau mata air. Air tanah kemudian akan tersimpan di dalam akuifer dengan kedalaman dari beberapa meter sampai dengan ratusan meter di bawah permukaan tanah, dan mempunyai waktu tinggal (residence time) dari beberapa hari sampai jutaan tahun. Selama pengalirannya, air tanah mengalami berbagai proses yang membuat air tanah mengadung berbagai macam mineral dan akhirnya mempunyai kualitas yang berbeda di setiap tempat. Sebagai kelanjutan proses alamiah, air tanah kemudian ada yang muncul di permukaan dan disebut sebagai mata air.

  1. Apakah lapisan tanah di dataran rendah dan tinggi sama? Bagaimana proses terjadinya longsor? (Rizki Maulana Akbar)

Jawaban:

  1. Menurut kami, lapisan tanah di dataran rendah dengan dataran tinggi sama, yaitu dapat dilihat dalam gambar berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Lapisan atas dikenal dengan horizon A atau tanah atas (top soil). Lapisan ini merupakan lapisan dimana aktivitas biologis berjalan secara maksimum dan mengandung paling banyak bahan organik tanah.
  • Horizon B atau “sub soil”, lapisan ini menerima material-material seperti bahan organik, garam-garam, dan partikel-partikel Clay yang merembes dari lapisan atas.
  • Horizon C tersusun atas pelapukan batuan induk dimana tanah berasal.

Sedangkan kandungan tanah dataran rendah dan tinggi ada kemungkinan berbeda.  Di dataran rendah umumnya  mengandung tanah alluvial yang terbentuk dari lumpur sungai. Sedangkan di dataran tinggi umumnya mengandung tanah podzolit.

  1. Longsor dapat terjadi bila tanah, batu, dan puing bumi lainnya tak dapat bertahan bersama, tanah longsor pun terjadi. Gaya ke bawah tanah longsor bisa bergerak lambat (satu milimeter per tahun) atau bergerak cepat dengan efek berbahaya.

Tanah longsor juga bisa terjadi di bawah air dan menyebabkan gelombang air pasang dan merusak wilayah pesisir. Tanah longsor ini disebut tanah longsor bawah laut. Tanah longsor bisa dipicu gempa, aktivitas vulkanik, perubahan air tanah, dan gangguan atau perubahan landaian.

Hujan terus menerus dalam waktu singkat cenderung memicu aliran lumpur dan puing dangkal yang bergerak cepat. Hujan pelan dan konstan dalam waktu lama bisa memicu tanah longsor lebih dalam dan bergerak lambat.

  1. Bagaimana proses keluarnya lumpur Lapindo? Mengapa kejadian keluarnya lumpur Lapindo dapat terjadi?(Istiqomah)

Jawaban:

Diperkirakan bahwa Lapindo, sejak awal merencanakan kegiatan pemboran ini dengan membuat prognosis pengeboran yang salah. Mereka membuat prognosis dengan mengasumsikan zona pemboran mereka di zona Rembang dengan target pemborannya adalah formasi Kujung. Padahal mereka membor di zona Kendeng yang tidak ada formasi Kujung-nya. Alhasil, mereka merencanakan memasang casing setelah menyentuh target yaitu batu gamping formasi Kujung yang sebenarnya tidak ada. Selama mengebor mereka tidak meng-casing lubang karena kegiatan pemboran masih berlangsung. Selama pemboran, lumpur overpressure (bertekanan tinggi) dari formasi Pucangan sudah berusaha menerobos (blow out) tetapi dapat diatasi dengan pompa lumpurnya Lapindo (Medici).

 

 

 

 

 

 

 

Setelah kedalaman 9297 kaki, akhirnya mata bor menyentuh batu gamping. Lapindo mengira target formasi Kujung sudah tercapai, padahal mereka hanya menyentuh formasi Klitik. Batu gamping formasi Klitik sangat porous (bolong-bolong). Akibatnya lumpur yang digunakan untuk melawan lumpur formasi Pucangan hilang (masuk ke lubang di batu gamping formasi Klitik) atau circulation loss sehingga Lapindo kehilangan/kehabisan lumpur di permukaan.

Akibat dari habisnya lumpur Lapindo, maka lumpur formasi Pucangan berusaha menerobos ke luar (terjadi kick). Mata bor berusaha ditarik tetapi terjepit sehingga dipotong. Sesuai prosedur standard, operasi pemboran dihentikan, perangkap Blow Out Preventer (BOP) di rig segera ditutup & segera dipompakan lumpur pemboran berdensitas berat ke dalam sumur dengan tujuan mematikan kick. Kemungkinan yang terjadi, fluida formasi bertekanan tinggi sudah terlanjur naik ke atas sampai ke batas antara open-hole dengan selubung di permukaan (surface casing) 13 3/8 inchi. Di kedalaman tersebut, diperkirakan kondisi geologis tanah tidak stabil & kemungkinan banyak terdapat rekahan alami (natural fissures) yang bisa sampai ke permukaan. Karena tidak dapat melanjutkan perjalanannya terus ke atas melalui lubang sumur disebabkan BOP sudah ditutup, maka fluida formasi bertekanan tadi akan berusaha mencari jalan lain yang lebih mudah yaitu melewati rekahan alami tadi & berhasil. Inilah mengapa surface blowout terjadi di berbagai tempat di sekitar area sumur, bukan di sumur itu sendiri.

  1. Bagaimana kualitas tanah sawah yang sudah digunakan sebelumnya? Bagaimana meningkatkan kualitas tanah pada penanaman padi selanjutnya? (Salbiah)

Jawaban:

Mengeksploitasi tanah sawah secara terus menerus tanpa jeda akan membuat tanah menjadi jenuh dan serangan hama meningkat ditambah cuaca yang cepat berubah yang pada akhirnya justru membuat produksi  padi malah menurun. Untuk meningkatkan kualitas tanah maka setelah panen tanah tersebut didiamkan terlebih dahulu untuk menguraikan bahan-bahan organik dalam tanah. Disamping itu perlu adanya penggiliran tanaman misalnya dengan kacang-kacangan atau umbi-umbian, tujuannya untuk mensuplai bahan-bahan organik yang diperlukan pada penanaman padi selanjutnya.

 

PEMBAHASAN DISKUSI KIMIA AIR

22 SEPTEMBER 2011

 

  1. 1.     Contoh Organisme  autotrofik dan heterotrofik? asalnya dari apa!

Pembahasan :

Organisme autotrofik merupakan organisme adalah organisme yang dapat mensintesis makannanya sendiri. Sebagai salah satu sumber adalah tumbuhan hijau yang berperan sebagai produsen dalam ekosistem air tawar. Sedangkan organisme heterotrof  merupkan organisme yang mengubah zat organik dengan bantuan energi matahari dijadikan makanannya. Contohnya: bakteri purple/ungu.

Berdasarkan cara hidupnya, makhluk hidup heterotrof dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:

  • Saprofit, yaitu makhluk hidup yang hidupnya bergantung pada sisa-sisa makhluk hidup lainnya yaitu dengan menguraikannya sehingga disebut juga makhluk hidup pengurai. Jenis tumbuhan ini menggunakan energi yang tersimpan dalam sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati tersebut. Contoh sebagian besar jamur dan bakteri.
  • Simbion,yaitu makhluk hidup yang hidup bersama dengan makhluk hidup yang lain. Berikut beberapa macam simbion :
    • Simbion helotisme = simbion parasitisme, kedua simbion hidup bersama, yang satu (inang) dirugikan dan yang lain (parasit) mendapatkan keuntungan.
    • Simbion mutualisme, kedua simbion yang hidup bersama ini mendapat keuntungan. Contoh : bakteri Rhizobium yang hidup pada bintil akar tumbuhan kacang-kacangan (legum)
    • Simbion komensalisme, dalam hidup bersama ini, makhluk hidup yang satu mendapatkan keuntungan, sedang makhluk hidup yang lain tidak mendapat rugi maupun untung.
    • Parasit adalah makhluk hidup yang sebagian besar atau seluruh kebutuhan hidupnya bergantung pada makhluk lain yang ditumpanginya (inang).

Sumber :

 

  1. 2.      Bagaimana cara pengolahan air dari yang tercemar?

Pembahasan :

Air yang tercemar dapat bersih kembali, salah satu caranya adalah dengan pemurnian. Pemurnian air yang banyak dilakukan ada tiga tahap, yaitu penyimpanan, filtrasi dan klorinasi. Tapi sepertinya tiga tahap ini belum cukup untuk benar-benar memurnikan air yang tercemar.

Berikut beberapa cara pengolahan untuk mengurangi bahaya pencemaran air baik secara biologis maupun kimiawi:

  1. Penyaringan dan perebusan

Meski tampak bersih, air yang akan diminum harus disaring dan direbus hingga mendidih setidaknya selama 5-10 menit. Hal ini dapat membunuh bakteri, spora, ova, kista dan mensterilkan air. Proses ini juga menghilangkan karbon dioksida dan pengendapan kalsium karbonat.

  1. Disinfeksi kimia

Hal ini berguna untuk memurnikan air yang disimpan pada tempat seperti di genangan air, tangki atau air sumur.

  1.  Bubuk pemutih

Proses ini merupakan diklorinasi kapur. 2,3 gram bubuk pemutih diperlukan untuk mendisinfeksi 1 meter kubik (1.000 liter) air. Tapi air yang sangat tercemar dan keruh tidak bisa dimurnikan dengan metode ini. Bubuk pemutih merupakan senyawa tidak stabil dengan bau yang menyengat. Ketika senyawa ini terkena udara, cahaya atau kelembaban, maka senyawa ini akan cepat kehilangan kadar klorin, sehingga menjadi tidak efektif.

  1.  Tablet klorin

Dipasaran, tablet klorin dijual dengan nama tablet halazone. Senyawa ini mungkin cukup mahal tetapi efektif untuk memurnikan air dengan skala kecil. Tablet klorin ‘smarter’ telah diperkenalkan baru-baru ini. Tablet klorin ini 15-20 kali lebih kuat dari tablet halogen. Satu pil 0.5 gms, cukup untuk mendisinfeksi 20 liter air.

  1. Filter

Ada beberapa jenis filter, antara lain filter keramik ‘lilin’ dan UV filter. Bagian utama dari sebuah filter keramik ‘lilin’ ini adalah lilin yang terbuat dari porselin atau tanah infusorial. Permukaannya dilapisi dengan katalis perak sehingga bakteri yang masuk ke dalam akan dibunuh. Metode ini menghilangkan bakteri yang biasanya ditemukan dalam minum air, tetapi tidak efektif dengan virus yang bisa lolos saringan.

Alat UV filter umumnya terdiri dari prefilter, yaitu filter kotoran fisik. Kartrid karbon menghilangkan air dari kotoran organik yang berwarna, bau, bebas klorin dan lainnya. Sedangkan berkas sinar UV berfungsi untuk menghilangkan bakteri dan virus.

Sumber :

 

  1. 3.     Bagaimana menurut ilmiah tentang terpisahnya air asin dan tawar menurut al-quran?

Pembahasan :

Menurut ilmiah dalam al-quran terpisahnya air asin dan tawar telah dijelaskan surat Al Furqan:53 yang artinya :

“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir berdampingan; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.”

Dalam sumber yang saya dapat tentang pemisahan antara air asin dan tawar karena adanya Halocline yaitu merupakan zona vertikal di dalam laut kadar garam berubah dengan cepat sejalan dengan perubahan kedalaman. Perubahan kadar garam ini akan mempengaruhi kepadatan air sehingga zona ini kemudian berfungsi sebagai dinding pemisah antara air asin dan air tawar.

Ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa ditempat-tempat dimana dua laut berbeda bertemu, ada sebuah penghalang diantaranya. pengahalang ini memisahkan keduanya sehingga setiap laut memiliki temperatur, kadar garam, dan kepadatannya masing-masing. sebagai contoh air laut mediterranea terasa hangat, asin, dan ringan. Ketika air laut mediterranea memasuki benua Atlantik melewati ambang Gibraltar, air ini bergerak beberapa ratus kilometer memasuki kedalaman benua Atlantik sekitar 1000 meter dengan karakteristik air yang hangat, asin dan kepadatan yang ringan juga.

Ilmu pengetahuan modern telah menemukan bahwa didalam muara, dimana air tawar dan air asin bertemu. Situasinya agak berbeda dari apa yang ditemukan di tempat-tempat di mana dua lautan bertemu. air ini ditemukan bahwa yang membedakan air tawar dari air asin di muara adalah “zona halocline” ditandai dengan diskontinuitas kerapatan yang memisahkan dua lapisan. Partisi ini (zona pemisahan) memiliki kadar keasinan yang berbeda dari air tawar dan dari air garam.

Air asin memiliki kepadatan yang lebih besar dibandingkan air tawar. Ini membuat ia memiliki berat jenis yang juga lebih besar. Karena itu wajar kalau air tawar berada di atas air asin. Ketika kedua jenis air ini bertemu, ia akan membuat lapisan halocline yang berfungsi menjadi pemisah antara keduanya. Peristiwa ini tidak terjadi di semua pantai atau bagian di laut.

Sumber:

 

  1. 4.      Mengapa air laut rasanya asin ?

Pembahasan :

Air laut merupakan campuran dari 96,5% air murni dan 3,5% material lainnya seperti garam-garaman, gas-gas terlarut, bahan-bahan organik dan partikel-partikel tak terlarut. Berat jenis air laut adalah 1,027, disebabkan oleh larutan garam-garam air laut rata-rata mempunyai kandungan garam dan berbagai jenis mineral dengan konsentrasi yang relatif lebih tinggi dibandingkan air sungai atau danau, yaitu sekitar 3,5%. Hal inilah yang mengakibatkan organisme laut memiliki struktur tubuh maupun kondisi fisiologis yang sangat berbeda dengan organisme yang hidup di air tawar.

Rasa asin dilaut terjadi karena garam-garam mineral yang terbawa dari hulu-hulu sungai maupun air tanah lainnya. Garam-garam tersebut terakumulasi ketika dalam perjalanan menuju hilir (laut). Sehingga air laut yang sekarang kita lihat rasanya asin.

Unsur-unsur kimia yang terkandung dalam air laut menurut Strahler sebagai berikut :

Sifat kimia yang sangat mencolok adalah pada kadar garamnya (salinitas). Salinitas atau kadar garam ialah banyaknya garam-garaman (dalam gram) yang terdapat dalam 1 Kg (1000 gr) air laut, yang dinyatakan dengan ‰ atau perseribu.

Tempat

Salinitas

Laut Baltik

Samudra Hindia

Laut Tengah

Laut Merah

Laut Kaspia

Great Salt Lake

Laut Mati

1,0 %

3,3 %

4,0 %

4,0 %

17,0 %

22,0 %

25,0 %

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Salinitas umumnya stabil, walaupun di beberapa tempat terjadi fluktuasi. Laut Mediterania dan Laut Merah dapat mencapai 3,9 % – 4,0 % yang disebabkan banyak penguapan, sebaliknya dapat turut dengan drastis jika turun hujan. Laut yang memiliki kadar garam yang rendah banyak dijumpai di daerah-daerah yang banyak muara sungainya.

 

  1. 5.      Adakah air khusus untuk menyiram tumbuhan ?

Pembahasan :

Tumbuhan memang memerlukan air untuk proses metabolismenya. Air khusus yang digunakan agar mengoptimalkan metabolism tumbuhan misalnya pupuk cair organik. Tetapi sebenarnya air yang memiliki kandungan mineral yang banyaklah yang sangat baik bagi tumbuhan seperti air tanah pegunungan.

Banyaknya kandungan unsur hara yang ada di dalam lahan pertanian yang ada di lahan saudara dapat dilihat secara sederhana dari  penampakan warna tanaman di lahan saudara. Misalnya ada tanaman yang kelihatan hijau sementara yang lainnya terlihat kekuningan. Tanaman hijau menggambarkan bahwa tanah tersebut mempunyai cukup unsur hara. Sedangkan tanaman yang berwarna kuning biasanya menunjukkan bahwa tanah tersebut tidak cukup mempunyai unsur hara.

Untuk memudahkan unsur hara dapat diserap tanah dan tanaman bahan organik dapat dibuat menjadi pupuk cair terlebih dahulu. Pupuk cair menyediakan nitrogen dan unsur mineral lainnya yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman, seperti halnya pupuk nitrogen kimia. Kehidupan binatang di dalam tanah juga terpacu dengan penggunaan pupuk cair. Pupuk cair tersebut dapat dibuat dari kotoran hewan yang masih baru. Kotoran hewan yang dapat digunakan misalnya kotoran kambing, domba, kelinci atau ternak lainnya.

Pembuatan pupuk cair dapat dilakukan dengan cara menempatkan kotoran ternak ke dalam goni. Kumpulkan 30-50 kg kotoran ternak yang masih segar. Masukkan dalam karung goni dan ikatlah karung tersebut. Masukkan karung yang berisi kotoran ke dalam drum yang berisi air 200 liter air. Dengan mengangkat ke atas dan kebawah dalam drum maka kotoran ternak tersebut akan muda larut. Lakukan setiap 3 hari. Dibutuhkan waktu kira-kira 2 minggu untuk melarutkan semua unsur hara dalam pupuk ke dalam air. Larutan siap bila warna ini berubah menjadi coklat tua. Cara lain, untuk memperkirakan kapan larutan telah siap/jadi adalah melalui penciuman. Hari pertama akan terasa bau amoniak yang kuat. Setelah 10-14 hari, bau tersebut menjadi berkurang.

Larutan tersebut merupakan pupuk cair yang bagus untuk memupuk pertumbuhan tanaman. Pupuk ini dapat digunakan untuk berbagai macam tanaman. Untuk mendapatkan hasil yang bagus lebih baik pupuk cair tersebut diencerkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Untuk satu bagian larutan, tambahkan 1 atau 2 bagian air. Larutan tersebut digunakan untuk menyiram tanaman, di sekeliling tanaman. Beberapa tanaman dapat juga langsung menggunakan pupuk cair tersebut misalnya jagung. Ampas dari sisa pupuk cair ini dapat digunakan sebagai mulsa tanaman atau ditambahkan untuk pembuatan kompos.

a.    Manfaat

Pupuk cair lebih mudah terserap oleh tanamn karena unsur-unsur di dalamnya sudah terurai. Tanaman menyerap hara terutama melalui akar, namun daun juga punya kemampuan menyerap hara. Sehingga ada manfaatnya apabila pupuk cair tidak hanya diberikan di sekitar tanaman, tapi juga di atas daun-daun.

Penggunaan pupuk cair lebih memudahkan pekerjaan, dan penggunaan pupuk cair berarti kita melakukan tiga macam proses dalam sekali pekerjaan, yaitu :

-  Memupuk tanaman

-  Menyiram tanaman

-  Mengobati tanaman

b.    Bahan

Pupuk cair bisa dibuat dari bahan yang mempunyai unsur-unsur yang mudah atau bisa terurai di dalam air, misalnya:

-  Pupuk hewan

-  Daun-daunan (terutama dari kacang-kacangan)

-  Kompos

Cara pembuatan :

Masukkan kotoran hewan dalam goni dan rendamlah dalam drum tertutup. Aduklah pupuk cair dalam drum sekali seminggu. Setelah beberapa minggu pupuk dapat digunakan. Lama waktu pembuatan.:

-  Pupuk cair dari daun/kompos setelah 2 minggu;

-  Pupuk cair dari pupuk kandang setelah 3 minggu ;

Untuk penggunaan bisa juga dicampurkan dengan berbagai bahan organik. Campuran :

-  Daun / kompos : 1 bagian pupuk cair dengan 3 bagian air,

-  Pupuk kandang : 1 bagian pupuk cair dengan 5 bagian air ;

c.    Penggunaan

Pemakaian pupuk cair adalah waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah perkecambahan Penggunaan pupuk cair adalah terutama untuk tanaman di persemaian atau di kebun kecil, karena jumlah pupuk cair terbatas.

Waktu pemupukan sebaiknya pagi atau sore hari, sehingga pupuk cair tidak cepat menguap atau tidak hilang oleh hujan. Untuk menghindari supaya daun tanaman tidak terbakar encerkan pupuk cair. Mulailah dengan campuran yang paling encer terlebih dahulu.

 

  1. 6.      Bagaimana proses UV Ultrafiltrasi dan Ozonisasi pada pengolahan air minum ?

Pembahasan :

  1. a.      Ozonisasi

Kini telah dikembangkan Teknologi Pengolahan Air Sistem Maju (advanced system), di mana salah satu negara yang telah mengembangkannya adalah Jepang dengan mengkombinasikan sistem ozonasi dan penyerapan dengan karbon aktif. Ozon (O3) adalah molekul yang tersusun dari 3 (tiga) buah atom oksigen, senyawa ini merupakan oksidator yang kuat, sehingga dapat digunakan sebagai oksidator dalam penguraian zat/pencemar organik dalam proses pengolahan air. Ozon dibuat dari udara yang diperkaya dengan oksigen. Konsentrasi ozon yang dihasilkan dari udara berkisar antara 1,5-2,5% (berat/berat). Jika diproses dari bahan dasar oksigen murni dengan menggunakan generator yang sama, konsentrasi ozon dapat mencapai 3-5%.

Ozonasi merupakan proses pengolahan air yang relatif baru di Jepang, proses ini diteliti hampir 100 tahun. Dasar penerapannya diperoleh dari sumber artikel yang diterbitkan dan pengalaman operasional hingga proses desainnya. Ozon adalah gas yang bersifat racun, mudah terbakar, menggunakan sumber listrik bertegangan tinggi, dan jika sistemnya menggunakan oksigen sebagai gas umpan akan menjadi lebih berbahaya. Meskipun demikian, sistem ozonasi memberikan resiko bahaya lebih kecil dibandingkan sistem chlorinasi, karena sistemnya dapat segera dihentikan bila ozon bocor. Secara umum tahapan proses keseluruhan pengolahan air sistem maju adalah sebagai berikut: koagulasi sampai dengan filtrasi, ozonasi Karbon Aktif Granular (GAC) Chlorinasi. Ada kalanya filtrasi dilakukan pada tahap terakhir seperti di Fasilitas Pemurnian Air (FPA) Kanamachi, Tokyo, sedangkan di FPA Kunihima Osaka, ozonasi dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum dan sesudah filtrasi. FPA Kanamachi dibangun di antara fasilitas sedimentasi (pengendapan) dan filtrasi (penyaringan), kapasitas pemurnian per hari adalah 0,52 juta meter kubik. Fasilitas pemurnian air tersebut terdiri dari 10 tanki kontak ozon yang bertipe aliran atas bawah dengan ruangan bersekat tiga. Kedalaman air yang efektif yaitu 6 meter, waktu kontak ± 12 menit dan kecepatan umpan ozon maksimum 3 mg ozon/liter. Masing-masing tanki pengontak mempunyai ruang penahan yang mempunyai waktu retensi ± 6 menit. Fasilitas adsorbsi karbon aktif terdiri dari 24 tanki dan masing-masing mempunyai luas permukaan 100 m2. Sebagaimana letaknya, FPA Kanamichi dekat dengan laut, kualitas air baku dipengaruhi oleh proses di muara sungai. Pada tahun-tahun belakangan ini, pencemaran air baku terjadi karena urbanisasi yang cepat. Air buangan domestik mengandung pencemar organik seperti N-amonia dan surfaktan anionik (deterjen sintesis). Untuk mencapai penyisihan bau apek (musty odor) yang lebih stabil dan efektif, Badan Pengairan Pemerintah Daerah Metropolitan Tokyo (BWT) memutuskan untuk memperkenalkan pengolahan air sistem maju (advanced system), yaitu kombinasi pengolahan secara ozonasi dan penyerapan menggunakan karbon yang diaktivasi secara biologis (Biological Activated Carbon = BAC) yang mulai beroperasi pada bulan juni 1992. Sistem baru tersebut dapat menyisihkan bau apek, menjadi air yang layak bagi konsumen. Selain itu proses ini mampu menyisihkan surfaktan anionik, zat organik dan anorganik yang bersifat toxic (racun) sebesar 80%.

  1. b.      Ultrafiltrasi Saring Zat Berbahaya dalam Air Minum

Penggunaan teknologi ultrafiltrasi dan membran untuk pengolahan air minum merupakan upaya terkini menghilangkan bahan berbahaya yang berukuran cukup kecil. Teknologi ultrafiltrasi ini bermanfaat untuk mengurangi bahan polutan di dalam air. Ukuran alat ini 2/100 mikron atau 0,02 mikron, sementara ukuran bakteri patogen adalah 0,5 mikron. Bila pengolahan air menggunakan ultrafiltrasi saat akan dipakai konsumen maka seluruh bakteri patogen bisa tersaring.

Di Singapura teknologi ini telah diterapkan, makanya Singapura berani menjamin airnya bersih sesuai dengan standar WHO.

Filtrasi atau cuci ulang ini akan jauh lebih bermanfaat meskipun harga air nantinya akan bertambah. Selain ultrafiltrasi, ada teknologi membran dalam pengelolaan air bersih. Menurut peneliti air Antoni Gunadi dan Nugro Raharjo dari BPPT, teknologi membran dapat menghilangkan rasa asin pada air maupun bakteri patogen. Biasanya teknologi ini digunakan untuk daerah kepulauan yang airnya bersumber dari laut. Dengan adanya teknologi ini, diharapkan konsumen akan mengonsumsi air yang benar-benar bersih. Masyarakat pun jarang terkena diare atau penyakit yang menyerang perut lainnya akibat dari air yang tidak higienis.

Sumber :

http://rangminang.web.id/2010/06/teknologi-pengolahan-air-minum/

 

  1. 7.      Bagaimana cara penanggulangan pencemaran air ?

Pembahasan :

Untuk mencegah agar tidak terjadi pencemaran air, dalam aktivitas kita dalam memenuhi kebutuhan hidup hendaknya tidak menambah terjadinya bahan pencemar antara lain tidak membuang sampah rumah tangga, sampah rumah sakit, sampah/limbah industri secara sembarangan, tidak membuang ke dalam air sungai, danau ataupun ke dalam selokan. Tidak menggunakan pupuk dan pestisida secara berlebihan, karena sisa pupuk dan pestisida akan mencemari air di lingkungan tanah pertanian. Tidak menggunakan deterjen fosfat, karena senyawa fosfat merupakan makanan bagi tanaman air seperti enceng gondok yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran air.

 

Pencemaran air yang telah terjadi secara alami misalnya adanya jumlah logam-logam berat yang masuk dan menumpuk dalam tubuh manusia, logam berat ini dapat meracuni organ tubuh melalui pencernaan karena tubuh memakan tumbuh-tumbuhan yang mengandung logam berat meskipun diperlukan dalam jumlah kecil. Penumpukan logam-logam berat ini terjadi dalam tumbuh-tumbuhan  karena terkontaminasi oleh limbah industri. Untuk menanggulangi agar tidak terjadi penumpukan logam-logam berat, maka limbah industri hendaknya dilakukan pengolahan sebelum dibuang ke lingkungan.

Proses pencegahan terjadinya pencemaran lebih baik daripada proses penanggulangan terhadap pencemaran yang telah terjadi.

Sumber :

http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-lingkungan/pencemaran-air/penanggulangan-terhadap-terjadinya-pencemaran-air-dan-pengolahan-limbah/

  1. 8.      Berdasarkan video keajaiban air yang ditayangkan pada presentasi ini, apakah ada kaitannya dengan sifat-sifat air ?

Pembahasan :

Berdasarkan penelitian Dr. Emoto, beliau memperlihatkan bukti faktual, bahwa energi getaran manusia, pikiran, kata-kata, ide dan musik, mempengaruhi struktur molekul air, air yang sama yang terdiri lebih dari tujuh puluh persen dari tubuh manusia dewasa dan mencakup air  yang sama pula dengan jumlah air di planet kita. Air adalah sumber dari semua kehidupan di planet ini, kualitas dan integritas adalah sangat penting untuk semua bentuk kehidupan.

Tubuh sangat banyak seperti spons dan terdiri dari triliunan ruang yang disebut sel yang menahan cairan. Kualitas hidup kita secara langsung terhubung dengan kualitas air kita. Air adalah zat yang sangat lunak. Bentuk fisik dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan apapun hadir. Tapi penampilan fisik bukanlah satu-satunya hal yang berubah, bentuk molekul juga berubah. Energi atau getaran lingkungan akan mengubah bentuk molekul air. Dalam hal ini air bisa merasakan, tidak hanya memiliki kemampuan untuk secara visual merefleksikan lingkungan namun juga molekuler mencerminkan lingkungan.

Dalam penelitiannya disebutkan ketika air dipaparkan pada ungkapan tertentu, misalnya “kamu manis”, cinta dan syukur” akan muncul kristal yang indah, ketika air sedang membeku, sebaliknya ketika air dipaparkan pada ungkapan “benci” akan muncul kristal dengan bentuk yang tidak teratur. Hal ini menunjukkan bahwa air mampu menangkap gelombang-gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh pikiran/hati sesuai dengan baik dan buruknya kata-kata. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat An-Nisa’ ayat 148;

Allah tidak menyukai ucapan buruk, yang (diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Qs. 4:148).

 

Dalam jaringan hidup, air merupakan medium untuk berbagai reaksi dan proses ekskresi. Tubuh manusia terdiri dari 60-70% air. Transportasi zat-zat makanan dalam tubuh semuanya dalam bentuk larutan dengan pelarut air. Begitu juga dengan DNA dalam tubuh kita memiliki struktur dua rantai dalam bentuk spiral yang diikat oleh hidrogen dan air beredar dengan teraturnya di seluruh tubuh kita. Oleh karena itu, sifat-sifat manusia sangat terpengaruh dengan sifat air didalam tubuhnya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Furqon, ayat 54:

 

dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan hubungan keluargaan dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa”. (Qs. 25:54).

 

Maka jelaslah bahwa kata-kata yang kita ucapkan sehari-hari (Apalagi ucapan-ucapan kita sehari-hari penuh dzikir kepada Allah SWT) akan berpengaruh pada air yang mengalir dalam tubuh kita. Alangkah lebih baiknya bila ucapan kita sehari-hari sopan, baik, tidak menyakiti, baik itu ke teman, orang tua dan sebagainya Apabila kristal-kristal air yang terbentuk dalam tubuh kita indah dan anggun, akan berpengaruh baik pula pada kehidupan kita di dunia sebagai khalifah fil arldh, dan sebaliknya. Air telah menunjukkan salah satu kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber :

 

  1. 9.      Dalam siklus hidrologi terdapat siklus panjang yang bisa menyebabkan hujan es, berapa ketinggian diatas air laut terjadinnya siklus panjang ?

Jawaban :

Siklus panjang  terjadi jika uap air laut mengalami kondensasi, selanjutnya seperti pada siklus sedang, uap air atau awan terbawa angin menuju daratan hingga pegunungan tinggi. Karena pengaruh suhu, uap air berubah menjadi kristal-kristal es atau salju. Kemudian jatuh sebagai hujan es atau salju yang membentuk gletser, mengalir masuk ke sungai, dan akhirnya kembali ke laut.

Di udara uap air mengalami penurunan suhu karena perbedaan ketinggian (setiap naik 100 meter suhu udara turun 0,5 0C). Dengan demikian semakin ke atas suhu udara semakin rendah, sehingga terjadi proses kondensasi (pengembunan). Jadi siklus panjang dapat terjadi pada daerah yang memiliki ketinggian 3000 mdpl atau 3000 meter diatas permukaan laut.

 

10. Mengapa mata air panas dipegunungan bisa memiliki suhu yang tinggi ?

Pembahasan :

Mata air panas itu bersumber dari sekitar pegunungan vulkanik. Seperti yang kita ketahui, mata air itu termasuk pada air tanah (groundwater). Pada pegunungan vulkanik, air tanah terpengaruh oleh suhu panas bumi dari dalam gunung.  Sehingga ketika keluar menjadi mata air, air itu memiliki suhu yang tinggi.

11. Bagaimana tentang hujan buatan? Apakah termasuk kedalam siklus hidrologi?apakah berbahaya?

Pembahasan :

Hujan buatan tidak termasuk kedalam siklus hidrologi, karena merupakan buatan manusia untuk menurunkan hujan agar terhindar dari bahaya kekeringan. Hujan buatan adalah hujan yang dibuat oleh campur tangan manusia dengan membuat hujan dari bibit-bibit awan yang memiliki kandungan air yang cukup, memiliki kecepatan angin rendah yaitu sekitar di bawah 20 knot, serta syarat lainnya. Ujan buatan dibuat dengan menaburkan banyak garam khusus yang halus dan dicampur bibit / seeding ke awan agar mempercepat terbentuknya awan jenuh. Untuk menyemai / membentuk hujan deras, biasanya dibutuhkan garam sebanyak 3 ton yang disemai ke awan potensial selama 30 hari. Hujan buatan saja bisa gagal dibuat atau jatuh di tempat yang salah serta memakan biaya yang besar dalam pembuatannya.

Hujan buatan umumnya diciptakan dengan tujuan untuk membantu daerah yang sangat kering akibat sudah lama tidak turun hujan sehingga dapat mengganggu kehidupan di darat mulai dari sawah kering, gagal panen, sumur kering, sungai / danau kering, tanah retak-retak, kesulitan air bersih, hewan dan tumbuhan pada mati dan lain sebagainya. Dengan adanya hujan buatan diharapkan mampu menyuplai kebutuhan air makhluk hidup di bawahnya dan membuat masyarakat hidup bahagia dan sejahtera.

Hujan yang berlebih pada suatu lokasi dapat menimbulkan bencana pada kehidupan di bawahnya. Banjir dan tanah longsor adalah salah satu akibat dari hujan yang berlebihan. Perubahan iklim di bumi akhir-akhir ini juga mendukung persebaran hujan yang tidak merata sehingga menimbulkan berbagai masalah di bumi. Untuk itu kita sudah semestinya membantu menormalkan iklim yang berubah akibat ulah manusia agar anak cucu kita kelak tidak menderita dan terbunuh akibat kesalahan yang kita lakukan saat ini.

Sumber :

http://merahitam.com/hujan-buatan-proses.html

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena berkat rahmatnya kami dapat berhasil menyelesaikan makalah yang berjudul “Mineral Selenium”. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Kimia Dasar.
Dalam makalah ini dijelaskan tentang mineral selenium. Makalah ini terdiri dari III Bab. Bab I berisi Pendahuluan, Bab II berisi Pembahasan, dan Bab III berisi kesimpulan.
Denagn adanya makalah ini diharapkan agar mahasiswa dapat mengetahui tentang mineral selenium. Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan maka dari itu kritik dan saran sangat diperlukan.
Somoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan masyarakat luas.

22 Nopember 2011

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Tujuan Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian dari mineral selenium
2.2 Sumber Utama Selenium
2.3 Fungsi selenium:
2.4 Mineral Selenium Sebagai Pelawan Kanker
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Selenium adalah mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Mineral ini merupakan bagian penting dari enzim antioksidan yang akan melindungi sel tubuh kita terhadap efek negatif yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Selenium bekerja sebagai kofaktor untuk enzim yang terlibat dalam oksidasi asam lemak dan penghancuran asam amino.

Tumbuhan merupakan sumber utama dari selenium. Sayangnya, kadar selenium yang terdapat pada tumbuhan seringkali berbeda-beda. Kadar dalam tumbuhan tergantung dari kadar Selenium dalam tanah dimana mereka tumbuh. Akibatnya, defisiensi selenium bisa terjadi pada mereka yang hidup di tanah yang sedikit mengandung selenium.

Selain dari tumbuhan, selenium bisa juga kita peroleh dari daging hewan termasuk makanan laut. Selenium dalam makanan terdapat dalam bentuk seleno methionin dan selenosistein.
1.2 Rumusan Masalah

Bardasarkan latar belakangnya, rumusan masalahnya yaitu :
1.Apa pengertian dari mineral selenium?
2.Apa sumber utama dari selenium?
3.Apa saja fungsi dari selenium?
4.Apakah mineral selenium sebagai pelawan kanker?
1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1.Mengetahui pengertian dari mineral selenium
2.Mengetahui sumber utama dari selenium
3.Mengetahui fungsi dari selenium
4.Mengetahiu mineral selenium sebagai pelawan kanker

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dari mineral selenium

Kata Selenium berasal dari Yunani yaitu “selene” yang memiliki arti “bulan”. Selenium diakui sebagai senyawa mikromineral yang esensial untuk kesehatan manusia sejak tahun1990. Selenium memiliki peranan penting dalam perlindungan membran sel dan sintesis suatu enzim antioksidan glutathione peroxidase yang berfungsi sebagai antioksidan pertahanan tubuh dari pengurangan hidrogen peroksida. Beberapa selenoprotein yang sudah teridentifikasi mempunyai hubungan dengan metabolisme hormon tiroid, testis, sperma, dan metabolisme otot.
Selenum juga diketahui sebagai zat antioksidan yang membantu memelihara elstisitas jaringan. Timah membantu melindungi membran sel, memastikan kebutuhan sel terhadap oksigen tercukupi, mebantu pertumbuhan normal dan menjaga kesuburan, melindungi dari pengaruh berbahaya seperti logam berat misalnya raksa, dan memperlancar proses produksi prostaglandins.
Selenium adalah mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Mineral ini merupakan bagian penting dari enzim antioksidan yang akan melindungi sel tubuh kita terhadap efek negatif yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Selenium bekerja sebagai kofaktor untuk enzim yang terlibat dalam oksidasi asam lemak dan penghancuran asam amino.

Tubuh mengembangkan kemampuan untuk melawan radikal bebas karena radikal bebas akan menghancurkan sel dan mempunyai kontribusi terhadap perkembangan berbagai penyakit kronik. Karena itu, selenium diduga mampu untuk menahan laju ketuaan dan pengerasan jaringan akibat proses oksidasi.

Selain untuk melawan radikal bebas, selenium juga berperan pada sistem imunitas (kekebalan tubuh) dan fungsi kelenjar tiroid yang baik. Selain itu, keterlibatan selenium untuk mencegah kanker (termasuk kanker kulit akibat paparan matahari) menambah pamornya sebagai mineral yang berharga.

2.2 Sumber Utama Selenium

Tumbuhan merupakan sumber utama dari selenium. Sayangnya, kadar selenium yang terdapat pada tumbuhan seringkali berbeda-beda. Kadar dalam tumbuhan tergantung dari kadar Selenium dalam tanah dimana mereka tumbuh. Akibatnya, defisiensi selenium bisa terjadi pada mereka yang hidup di tanah yang sedikit mengandung selenium.
Selain dari tumbuhan, selenium bisa juga kita peroleh dari daging hewan termasuk makanan laut. Selenium dalam makanan terdapat dalam bentuk seleno methionin dan selenosistein.

Asupan Selenium yang dianjurkan
Pada orang dewasa, 55 mcg selenium per hari sudah mencukupi kebutuhan harian. Tapi pada keadaan hamil, seorang wanita dianjurkan meningkatkan asupan selenium menjadi 60 mcg. Kebutuhan ini lebih meningkat lagi saat seorang ibu menyusui anaknya. Pada saat itu, kebutuhan yang harus dipenuhi sebesar 70 mcg.

2.3 Fungsi selenium:

melindungi dari pengaruh berbahaya seperti logam berat misalnya raksa. · memproduksi zat antioksidan glutathione
membantu pengaturan hormon pada pria
pada pria, mendukung fungsi kelenjar prostate
· bekerja secara sinergis dengan vitamin E, dapat menjadi substansi pengganti fungsi vitamin E saat tubuh kekurangan vitamin E. Dan begitupun sebaliknya
memperkuat fungsi kekebalan tubuh immune function
Selenium juga diakui oleh banyak ilmuan sebagai nutrisi “anti-kanker”. Hal ini mengacu pada fakta bahwa beberapa peneltian yang menemukan bahwa masyarakat yang tinggal di daerah yang akan Selenium dalam tanah mereka mempunyai kecendrungan yang kecil untuk terkena kanker.
Kekurangan selenium dapat menyebabkan kulit kering, ketombe, katarak, lelah otot, dan efisiensi penyerapan vitamin E dalam tubuh menjadi terganggu. Sedangkan apabila kelebihan selenium dalam tubuh akan mengakibatkan rambut & kuku rontok, peradangan kulit, mungkin terjadi kelainan saraf.
Pada pria, selenium mempunyai fungsi mengurangi resiko terkena kanker Prostat, sedangkan pada wanita, Selenium dapat mengurangi gejala menopause, seperti kulit keriput, ketombe, dan lain-lain.
Sumber-sumber selenium, misalnya makanan laut, ginjal, hati, daging merah, kacang-kacangan, buah, dan sayuran yang ditanam dalam tanah yang cukup kadar Seleniumnya.
Kadar selenium yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh manusia berdasarkan penelitian di Amerika Utara disajikan dalam tabel berikut:
Anak-anak
20 mcg.
Pria (11-18)
50 mcg.
Pria (dewasa)
70 mcg.
Wanita
55 mcg.
Wanita hamil
65 mcg.
Wanita menyusui (1st 6 mos.)
75 mcg.

Fungsi Selenium bagi Tubuh
Selenium merupakan salah satu mineral yang tergolong pada tarce mineral, karena keberadaannya dalam tubuh sangat sedikit, tetapi mineral ini terdapat dimana-mana di seluruh jaringan tubuh seperti tulang, otot, dan darah. Selenium merupakan mineral penting yang diperlukan oleh tubuh. Selenium berfungsi sebagai antioksidan yang meredam aktivitas radikal bebas.Radikal bebas merupakan atom atau molekul yang sifatnya sangat tidak stabil, memiliki satu electron atau lebih yang tidak berpasangan, sehingga untuk memperoleh pasangan electron senyawa ini sangat reaktif dan merusak jaringan tubuh sehingga timbul berbagai jenis penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, rematik, katarak, kanker, dan lain-lain. Radikal bebas secara terus menerus terbentuk melaui proses dari dalam tubuh seperti peristiwa metabolisme sel normal, peradangan, kekurangan gizi dan juga dari luar tubuh seperti polusi lingkungan, sinar matahari, asap rokok, dan sebagainya. Oleh sebab itu, untuk melindungi tubuh dari dampak negative serangan radikal bebas tubuh memerlukan antioksidan. Mineral selenium merupakan mineral yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh. Selenium tidak diproduksi oleh tubuh, tetapi diperoleh dari konsumsi makanan sehari-hari, yang terdapat dalam ikan, padi-padian, daging, dan sayur yaitu brokoli. Jadi, fungsi selenium sangat penting bagi tubuh, antara lain:
• Penangkal radikal bebas, tubuh secara alami memiliki kemampuan untuk melawan radikal bebas yang merusak sel dan menimbulkan berbagai penyakit. Di dalam tubuh selenium bekerja sama dengan vitamin E sehingga berfungsi sebagai antioksidan yang memperlambat oksidasi asam lemak tak jenuh.
• Meningkatkan kekebalan tubuh, karena selenium bekerja memperbaiki system imunitas ( kekebalan tubuh ) dan fungsi kelenjar tiroid. Dari hasil penelitian selenium dapat mencegah kanker seperti kanker paru-paru, prostat, colorectal termasuk kanker kulit akibat paparan sinar matahari. Jadi selenium bermanfaat sekali untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.
• Mempertahankan elastisitas bersama vitamin E, selenium berfungsi mempertahankan elastisitas jaringan karena itu bila kadar selenium berkurang maka tubuh akan mengalami penuaan dini yaitu sel yang rusak sebelum waktunya. Mengingat fungsi selenium bagi tubuh, maka dianjurkan mengkonsumsi 55 mikrogram selenium setiap hari. Untuk memaksimalkan fungsi selenium bagi tubuh saat ini tersedia suplemen antioksidan yang mengandung perpaduan selenium dengan vitamin E yang bekerja sinergis sehingga dapat bekerja lebih efektif ditambah dengan kandungan betacaroten, vitamin C dan zinc gluconate dapat memberikan perlindungan total bagi kesehatan anda.
2.4 Mineral Selenium Sebagai Pelawan Kanker

Selenium merupakan salah satu senjata yang paling menjanjikan dalam rencana peperangan nutrional terhadap kanker.
Selenium telah menunjukkan diri sebagai salah satu dari agen-agen antikanker yang lebih kuat. Apabila ia digabungkan dengan vitamin E, efektivitas keduanya terhadap kanker akan sangat meningkat. Mereka bersama-sama bekerja sebagai antikanker yang kuat, sistem antipenuaan yang disebut glutation peroksidase (GSH). Kombinasi ini membentuk satu antioksidan yang poten, dan karenanya, pemakan radikal bebas ini melindungi membran-membran sel dari serangan radikal bebas. GSH oleh beberapa orang dilukiskan menyerupai miniatur kekuatan polisi yang mencari dan menghancurkan sel-sel pemberontak dan radikal-radikal bebas dalam tubuh. Tidak usah ditanyakan lagi bahwa mereka merupakan senjata penting bagi tubuh untuk mencegah kanker. Jumlah vitamin E dalam diet seseorang mempengaruhi kadar GSH di dalam tubuh.
Sejumlah kemampuan murni lainnya yang ditunjukkan oleh selenium:
Ø Selenium meningkatkan efisiensi sehingga DNA dapat memperbaiki dirinya sendiri. Pada kadar tinggi selenium bersifat langsung sebagai racun terhadap sel-sel kanker.
Ø Selenium menghambat pertumbuhan tumor dalam jaringan payudara manusia.
Ø Selenium dapat mendeaktivasi toksisitas radiasi di dalam tubuh.
Ø Selenium bekerja membersihkan darah dari efek kemoterapi dan malfungsi liver.
Ø Selenium merupakan stimulan yang poten bagi sistem kekebalan.

Selenium adalah mineral ajaib yang terdapat dalam sedimen tanah.(tanah di Cheyenne,AS, mengandung selenium dalam kadar tinggi dibandingkan di Muncee,Indiana.Angka kematian akibat kanker di Cheyenne 25% lebih rendah dibandingkan di Muncee.) Penelitian menunjukkan bahwa akibat kurang selenium,terjadi peningkatan kasus kanker prostat,pankreas,payudara,indung telur,kulit,paru-paru,kolorektal dan kandung kemih,juga leukimia.

Jadi anda lihat betapa pentingnya mineral ini bagi pejuang kanker. Para ilmuwan telah memperhatikan adanya hubungan langsung antara insiden kanker dan kadar selenium di dalam tanah di berbagai negara yang berbeda. Bilamana kadarnya lebih rendah, insiden kanker pada populasi tersebut meningkat.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Walaupun mikromineral hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit, namun keberadaannya dalam tubuh kita memiliki peranan yang penting. Defisiensi mikromineral dapat mengganggu kesehatan tubuh. Begitu juga sebaliknya, apabila pemenuhan kebutuhan mikromineral berlebihan maka akan mengakibatkan gangguan kesehatan tubuh manusia. Oleh karena itu, kita harus memenuhi kebutuhan harian akan mikromineral secara seimbang untuk mendapatkan kesehatan yang optimal.
3.2 Saran

Walaupun mikromineral hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sangat sedikit, namun keberadaannya dalam tubuh kita memiliki peranan yang penting. Oleh karena itulah, sebaiknya informasi-informasi tentang urgensi mikromineral ini sering dipublikasikan kepada masyarakat. Dan sebagai tindak lanjut, sebaiknya dalam menyusun menu makanan, kita perlu mempertimbangkan keberadaan dan fungsi mikromineral ini dalam kehidupan sehari-hari.
Keluasan wawasan dan pengetahuan tentang mikromineral sebaknya ditambah. Semga dengan meningkatkan aktifitas penelitian dalam sekor ini, kita bisa memberikan solusi atas kurang berkualitasnya sumber daya manusia Indonesia.

 

 

DAFTAR PUSTAKA
Gaman, P.M. , K.B. Sherrington.1994. Ilmu Pangan: Pengantar Ilmu Pangan Nutrisi dan Mikrobiologi edisi kedua. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Suhardjo, Clara M. Kusharto.1999. Prinsip-prinsip Ilmu Gizi. Yogyakarta : Kanisius
Willie Japaries, Rachmad.1988. Elemen Renik dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan. Jakarta: ECG
http://www.google.com

http://www.oocities.org/melawankanker/melawankanker/mineral.html

iinparlina.wordpress.com


APLIKASI TERMOKIMIA

DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

MAKALAH

 

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Kimia Dasar II.

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh :

Dio Guntara (1211208021)

Pendidikan Kimia II A

 

 

 

Bandung

2012


 

KATA PENGANTAR

 

Alhamdulillah penulis panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt., yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.

Makalah ini dibuat dari hasil pembelajaran penulis selama satu semester di Jurusan Pendidikan Kimia yang ada di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Penulis tertarik pada materi pembelajaran tentang termokimia yang ada dalam mata kuliah kimia dasar II semester dua. Oleh karena itu, penulis memberanikan diri untuk menyusun makalah ini dengan judul “Aplikasi Termokimia Dalam Kehidupan Sehari-hari”.

Penyusunan makalah ini dimaksudkan untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Kimia Dasar II.

Dalam penyusunan makalah ini, penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, baik berupa materi maupun dorongan dan bimbingan. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada.

1)      Dra. Cucu Zenab Subarkah, M.Pd., selaku Dosen mata kuliah Kimia Dasar II.

2)      Sari, S.Pd., selaku Asisten Dosen mata kuliah Kimia Dasar II.

3)      Ayahanda dan Ibunda yang telah memberikan dukungan, baik berupa materi, nasehat, maupun doa.

4)      Semua rekan-rekan yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini.

Meskipun telah berusaha dengan segenap kemampuan, namun penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Hal ini disebabkan oleh beberapa kondisi di antaranya, masih perlu pembelajaran lebih mendalam tentang pengkajian sumber-sumber termokimia, keterbatasan kemampuan dan pengetahuan penulis. Oleh karena itu, dengan keterbukaan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

 

 

 

Bandung, April 2012

 

Penulis

 

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1      Latar Belakang Masalah

1.2      Rumusan Masalah

1.3      Tujuan Penulisan

1.4      Manfaat Penulisan

1.5      Metode Penulisan

BAB II APLIKASI TERMOKIMIA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

2.1      Manfaat Termokimia

2.2      Cara Kerja Termokimia didalam Buli-buli

2.3      Penerapan Termokimia dalam Kabin Mobil

2.4      Kelemahan Termokimia

2.5      Entalpi

BAB III KESIMPULAN

BAB IV RANGKUMAN

DAFTAR PUSTAKA

 


 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang Masalah

Termokimia dapat didefinisikan sebagai bagian ilmu kimia yang mempelajari dinamika atau perubahan reaksi kimia dengan mengamati panas/termalnya saja. Salah satu terapan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari ialah reaksi kimia dalam tubuh kita dimana produksi dari energi-energi yang dibutuhkan atau dikeluarkan untuk semua tugas yang kita lakukan. Pembakaran dari bahan bakar seperti minyak dan batu bara dipakai untuk pembangkit listrik. Bensin yang dibakar dalam mesin mobil akan menghasilkan kekuatan yang menyebabkan mobil berjalan. Bila kita mempunyai kompor gas berarti kita membakar gas metan (komponen utama dari gas alam) yang menghasilkan panas untuk memasak. Dan melalui urutan reaksi yang disebut metabolisme, makanan yang dimakan akan menghasilkan energi yang kita perlukan untuk tubuh agar berfungsi. Hampir semua reaksi kimia selalu ada energi yang diambil atau dikeluarkan.

Termokimia membahas hubungan antara kalor dengan reaksi kimia atau proses-proses yang berhubungan dengan reaksi kimia. Dalam praktiknya termokimia lebih banyak berhubungan dengan pengukuran kalor yang menyertai kimia atau proses-proses yang berhubungan dengan perubahan struktur zat, misalnya perubahan wujud atau perubahan struktur kristal. Untuk mempelajari perubahan kalor dari suatu proses perlu kiranya dikaji beberapa hal yang berhubungan dengan energi apa saja yang dimiliki oleh suatu zat, bagaimana energi tersebut berubah, bagaimana mengukur perubahan energi tersebut, serta bagaimana pula hubungannya dengan struktur zat.

Dengan kajian-kajian yang dilakukan mengenai pengaplikasian termokimia dalam kehidupan sehari-hari. Dan untuk menguraikan permasalahan tersebut lebih detail lagi, penulis mencoba membuat makalah yang isinya membahas tentang “Aplikasi Termokimia Dalam Kehidupan Sehari-hari”.

 

1.2       Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang telah diungkapkan diatas, penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut.

1)     Apa manfaat termokimia?

2)     Bagaimana cara kerja termokimia didalam buli-buli (kantong air panas)?

3)     Bagaimana penerapan termokimia dalam kabin mobil?

4)     Jelaskan kelemahan termokimia!

5)     Apa yang dimaksud dengan entalpi?

 

1.3       Tujuan Penulisan

Berdasarkan rumusan masalah diatas dan hasil penelitian, penulis mempunyai beberapa tujuan yang ingin dicapai. Adapun tujuannya sebagai berikut.

1)     Dapat menjelaskan manfaat termokimia.

2)     Dapat menjelaskan cara kerja termokimia didalam buli-buli (kantong air panas)

3)     Dapat menjelaskan penerapan termokimia dalam kabin mobil.

4)     Dapat menjelaskan kelemahan termokimia.

5)     Dapat menjelaskan entalpi.

 

 

1.4       Manfaat Penulisan

Penulisan makalah ini memiliki manfaat sebagai berikut.

1)        Manfaat Umum

Makalah hasil pengkajian penulis ini dapat menunjang materi pembelajaran dan dapat dijadikan bahan baku referensi pembelajaran.

2)       Manfaat Khusus

Penulis dapat menambah wawasan dan pengetahuan penulis serta dapat melatih penulis untuk memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan lebih telaten dalam mencari dan mengumpulkan sumber dan informasi selama melakukan pengkajian.

3)      Manfaat untuk penulis yang akan datang

Makalah hasil pengkajian sebelumnya dapat dijadikan bahan referensi sumber untuk pembuatan makalah selanjutnya dan dapat memberi gambaran dalam pengkajian yang akan dilakukannya.

 

1.5       Metode Penulisan

1.5.1    Subjek Penulisan

Subjek Penulisan adalah kajian tentang aplikasi termokimia dalam kehidupan sehari-hari, yang pengambilan datanya diambil dari berbagai buku yang berisi tentang aplikasi termokimia dalam kehidupan sehari-hari dan dari berbagai sumber lainnya.

1.5.2    Prosedur Penulisan

Prosedur penulisan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.

1)                 Menentukan sumber-sumber yang akan dijadikan referensi pembuatan makalah.

2)                 Mengidentifikasi aplikasi termokimia dalam kehidupan sehari-hari.

3)                 Menyusun semua informasi yang telah diperoleh untuk menjawab rumusan masalah yang telah dibuat.

 

 

BAB II
APLIKASI TERMOKIMIA
DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

 

 

2.1       Manfaat Termokimia

Manfaat positif dari termokimia, yaitu:

a)            Dapat mempelajari suatu bentuk energi yang dibutuhkan oleh manusia untuk bergerak dalam bentuk energi kinetik dan tambahan-tambahan dalam melakukan proses fotosintesis yang membutuhkan eergi dari sinar matahari.

b)            Dapat mempelajari suatu sistem atau bagian alam semasta yang menjadi objek penelitian serta lingkungan atau bagian alam semesta yang berinteraksi dengan satu sistem.

 

2.2       Cara Kerja Termokimia didalam Buli-buli

Prinsip kerja pada buli-buli (kantong air) ini sama halnya seperti prinsip kerja termokimia pada termos tempat penyimpanan air panas. Buli-buli biasanya digunakan untuk mengompres. Cairan yang dimasukan kedalam buli-buli ini biasanya HO bersuhu tinggi (panas) atau H2O bersuhu rendah (dingin).

Air yang dimasukan kedalam buli-buli biasanya bersuhu 36̊ C sampai 38̊ C jika panas. Buli-buli ini biasanya dipergunakan untuk meredakan sakit kepala, sakit perut, gigi, keram dan pegal dibagian otot kaki.

Secara konduksi dimana terjadi pemindahan panas dari buli-buli kedalam tubuh sehingga akan menyebabkan pelebaran pembuluh darah, sehingga akan terjadi penurunan ketegangan otot. Kompres ini dilakukan dengan menggunakan buli-buli panas yang dibungkus dengan kain, dengan suhu berkisar antara 36̊ C sampai 38̊ C yang ditempelkan pada sisi kanan atau sisi kiri pada bagian tubuh yang dirasa sakit atau pegal akibat ketegangan otot.

Air panas yang ada didalam buli-buli ini harus diganti secara berkala sekitar tiap 5 menit sekali. Supaya suhu buli-buli dapat bertahan (tetap). Hal seperti ini dapat kita sebut dengan reaksi eksoterm, karena suhu di luar buli-buli serta merta mempengaruhi keadaan suhu didalam buli-buli. Yang pada akhirnya mengakibatkan suhu buli-buli menurun, karena suhu diluar buli-buli lebih rendah daripada suhu yang ada didalam buli-buli.

 

2.3       Penerapan Termokimia dalam Kabin Mobil

            Jika anda seorang yang mengendarai mobil silakan buka jendela setelah anda masuk mobil dan jangan terburu-buru menyalakan AC. Hal ini dilakukan agar udara yang ada di dalam mobil bisa segera keluar dan tergantikan dengan udara yang lebih segar. Ternyata udara yang ada di dalam mobil (saat diparkir) mengandung Benzene/Bensol. Dari manakah Benzene ini berasal?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh UC; dashboard mobil, sofa, air
freshener akan memancarkan Benzene, hal ini bisa disebabkan oleh suhu
ruangan yang meninggi.

a)                 Penerapan termokimia dalam kabin

Tingkat Benzene yang dapat diterima dalam ruangan adalah 50mg per sqft. Sebuah mobil yg parkir di ruangan dengan jendela tertutup akan berisi 400-800mg dari Benzene. Jika parkir di luar rumah di bawah sinar matahari pada suhu di atas 60̊ F, tingkat Benzene berjalan sampai 2000-4000mg, 40kali dengan tingkat yang dapat diterima. Orang-orang di dalam mobil pasti akan menyedot kelebihan jumlah toksin (racun).

b)                 Bahaya Benzene

Jika korban menghirup toksin ini pada high level benzene dapat mengakibatkan kematian, sedangkan menghirup low level benzene dapat menyebabkan kantuk, pusing, mempercepat denyut jantung, sakit kepala, tremors, kebingungan, dan ketidaksadaran.

Long term efeknya bisa menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang dan dapat menyebabkan penurunan sel darah merah, yang mengarah ke anemia. Hal ini juga dapat menyebabkan perdarahan yang berlebihan dan menurunkan sistem kekebalan, meningkatkan kesempatan infeksi, menyebabkan leukemia dan lainnya yang terkait dengan kanker darah dan pra-kanker dari darah.

Benzene adalah toksin yang menyerang hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak dan dapat menyebabkan kerusakan kromosonal. Saat ini sedang diadakan penelitian tentang pengaruh benzene terhadap tingkat kesuburan pria dan wanita.

Benzene adalah racun yang berbahaya karena tubuh kita kesulitan untuk
mengeluarkan jenis racun ini. Karena itu sangat disarankan agar anda membuka jendela dan pintu untuk memberikan waktu pada udara yang ada di dalam agar keluar sebelum Anda masuk.

 

2.4       Kelemahan Termokimia

Kelemahannya yaitu jika seseorang semakin mempelajari energi ini dalam skala yang lebih besar dan mendalam maka orang tersebut ditakutkan dapat menjadi ancaman sebagai sumber kehancuran dunia. Karena ilmu tentang termokimia ini bila kita kaji lebih dalam lagi, kita akan menemukan hal-hal yang dapat merubah dunia ini ke dalam kehancuran.

Contohnya mempelajari energi nuklir.

 

2.5       Entalpi

Entalpi adalah jumlah total dari semua bentuk energi yang dimiliki dari suatu materi atau zat yang mempunyai isi kalor tertentu, dengan simbol (H) yang berasal dari bahasa Yunani “Enthalpein” yang berarti menghangatkan.

Besarnya entalpi (H) dari suatu zat tidak dapat diukur, akan tetapi perubahan entalpi (∆H) yang dapat ditentukan, yaitu perubahan kalor yang terjadi dalam suatu reaksi kimia. Dengan demikian, besarnya entalpi dari suatu zat hanya bisa diketahui dari perubahannya.

a)            Perubahan Entalpi (∆H)

Entalpi dari suatu materi tidak dapat dihitung, sedangkan yang dapat dihitung adalah perubahan entalpinya. Istilah perubahan entalpi merujuk pada perubahan kalor selama suatu proses yang dilakukan pada suatu tekanan yang konstan.

Ada dua macam perubahan entalpi, yaitu:

1)      Reaksi eksoterm (penurunan entalpi)

Yaitu terjadi perubahan panas dari sistem ke lingkungan, sehingga suhu lingkungan akan naik, sehingga ∆H berharga negatif (-).

A= H dari pereaksi

B= H dari zat hasil

Hpereaksi > Hzat hasil atau HA > HB

Sehingga: ∆H = Hzat hasil – Hpereaksi= HB – HA

2)      Reaksi endoterm (kanaikan entalpi)

Yaitu perpindahan panas dari lingkungan kedalam sistem, sehingga suhu lengkungan akan turun, sehingga ∆H berharga pisotif (+).

Reaksi eksoterm terlihat bahwa kalor dibebaskan dalam reaksi yang ditunjukkan oleh produk/hasil reaksi yang mempunyai kalor/entalpi yang lebih rendah dari pada pereaksi.

Reaksi endoterm terlihat dari hasil reaksi yang mempunyai kalor yang lebih tinggi dari pada pereaksi.

b)                 Jenis-jenis perubahan entalpi standar (∆Ho)

Jenis perubahan entalpi yang dialami oleh suatu zat kimia bergantung pada jenis reaksi/perubahan yang terjadi pada zat kimia tersebut. Jadi, Perubahan entalpi standar adalah perubahan kalor yang terjadi pada suatu reaksi yang berlangsung pada keadaan standar, yaitu pada suhu 298̊ K ( 25̊ C) dan tekanan 1 atm.

 

1)      Perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hfo)

Yaitu perubahan entalpi pada pembentukan 1 mol zat dari unsur-unsur penyusunnya pada keadaan standar 298̊ K dan 1 atm.

2)      Entalpi penguraian standar (∆Hdo)

Yaitu perubahan entalpi dari suatu reaksi penguraian 1 mol zat menjadi unsur-unsurnya pada keadaan standar 298̊ K dan 1 atm.

3)      Entalpi pembakaran standar (∆Hco)

Yaitu perubahan entalpi pada pembakaran 1 mol zat dengan gas O2 membentuk zat hasil pada keadaan standar 298̊ K dan 1 atm.

c)      Penentuan harga perubahan entalpi

1)      Perhitungan besarnya energi.

Penentuan besarnya energi tidak bisa dilakukan secara langsung, tetapi hanya bisa diukur perubahan suhu akibat adanya transfer energi.

q = kalor (energi)

m = massa air

c = kalor jenis air = 1 kalori/gramoC = 4,184 Joule /gram oC.

∆t = perubahan suhu = t2 – t1

C = kapasitas panas.

2)      Kalorimetri

Yaitu proses pemgukuran kalor reaksi melalui percobaan dengan alat kalorimeter dengan cara mengukur perubahan suhunya.


 

BAB III
KESIMPULAN

 

Didalam termokimia ada istilah sistem dan lingkungan. Sistem yang dimaksud adalah bagian dari alam yang dipelajari atau yang manjadi pokok perhatian dalam termokimia yang dipelajari, yaitu perubahan energinya.
Sedangkan lingkungan yang dimaksud adalah segala sesuatu di luar sistem, dengan apa sistem melakukan dan mengadakan pertukaran energi.

Energi adalah kapasitas atau kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha. Energi hanya dapat diubah bentuknya dari bentuk yang satu dengan yang lainnya. Misalnya pada pembangkit tenaga uap, perubahan energi dimulai dari energi panas yang terbentuk di boiler berubah menjadi energi mekanik pada turbin, dan energi mekanik diubah menjadi energi listrik pada generator.

Bentuk energi antara lain:

1)Energi kimia atau energi potensial: adalah energi yang terismpan di dalam zat atau energi ikatan kimia antar atom.

Contohnya: energi dari gaya tarik antar molekul, energi dari gerakan transisi molekul dan energi bentuk lain yang terdapat di dalam zat.

2)Enegi listrik adalah bentuk energi mekanik.\

Contohnya: energi mekanik pada turbin yang terbentuk dari energi panas yang diubah menjadi energi listrik pada generator dan penel solar mengubah energi matahari menjadi listrik.

3)Energi mekanik atau energi kinetik adalah suatu bentuk energi gerak.
Contohnya: manusia bergerak membutuhkan energi kinetik dan tumbuh-tumbuhan dalam melakukan proses fotosintesis membutuhkan energi dari sinar matahari.

Benzene yang dapat diterima oleh ruangan mobil hanyalah 50 mg sqft sedangkan pada waktu mobil di parkir dan terkena cahaya matahari langsung jumlah benzene didalamnya bertambah menjadi 4000 mg, benzene yang ada dalam keadaan tersebut 40 kali lebih banyak dengan benzene yang dapat di terima ruangan. Sebelum mobil digunakan terlebih dahulu buka jendela kaca mobilnya untuk memberikan waktu udara yang segar masuk menggantikan udara kotor yang ada didalamanya.

Entalpi adalah jumlah total dari semua bentuk energi yang dimiliki dari suatu materi atau zat yang mempunyai isi kalor tertentu, dengan simbol (H) yang berasal dari bahasa Yunani “Enthalpein” yang berarti menghangatkan. Besarnya entalpi (H) dari suatu zat tidak dapat diukur, akan tetapi perubahan entalpi (∆H) yang dapat ditentukan, yaitu perubahan kalor yang terjadi dalam suatu reaksi kimia. Dengan demikian, besarnya entalpi dari suatu zat hanya bisa diketahui dari perubahannya.

 

 

BAB IV
RANGKUMAN

 

a)      Sistem adalah bagian dari alam yang dipelajari atau yang menjadi pokok dalam termokimia yang sedang dipelajari perubahan energinya.

b)      Lingkungan adalah segala sesuatu di luar sistem, dengan apa sistem melakukan dan mengadakan pertukaran energi.

c)      Energi adalah kapasitas atau kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha.

d)     Berdasarkan perpindahan panas, maka sifat reaksi terbagi atas:
Reaksi eksoterm, yaitu reaksi terjadi karena perpindahan panas dari sistem ke lingkungan (energi dibebaskan).

Tanda ∆H < 0 (negatif) ­Reaksi endoterm, yaitu reaksi yang terjadi karena perpindahan panas dari lingkungan ke sistem. (energi diserap atau diperlukan). Tanda ∆H > 0 (positif)

e)      Peruahan entalpi (∆H) standar adalah besarnya perubahan kalor yang terjadi pada suatu reaksi yang berlangsung pada keadaan standar, yaitu suhu 25̊ C (289̊ K) 1 atm.

-Perubahan entalpi pembentukan standar (∆Hfo) adalah besarnya kalor yang dilepaskan atau yang diserap pada pembentukan 1 mol senyawa dari unsur-unsurnya.
-Perubahan entalpi penguraian standar (∆Hdo) adalah besarnya kalor yang dilepaskan atau yang diserap pada pembentukan 1 mol senyawa menjadi unsur-unsurnya.
-Perubahan entalpi pembakaran standar (∆Hco) adalah kalor yang dilepaskan (selalu eksoterm) pada perubahan 1 mol zat (unsur atau senyawa).

f)       Kalorimeter adalah alat untuk mengukur besarnya energi yang dilepaskan atau diserap suatu reaksi. Penentuannya dilakukan dengan cara mengukur perubahan suhu pada air.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Chang, Raymond. 2004. “Kimia Dasar Konsep-Konsep Inti”. Edisi Ketiga-Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Keenan, Dkk. 1984. “Kimia Untuk Universitas”. Jakarta: Erlangga

http://agazzta.student.fkip.uns.ac.id/2009/11/29/kuliah-organik/

http://ariffadholi.blogspot.com/2010/10/termokimia.html

http://diannovitasari.wordpress.com/penerapan-termokimia/

http://fourseasonnews.blogspot.com/2012/03/mekanisme-kerja-panas-pada-kompres.html

http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-smk/kelas_x/definisi-termokimia-dan-pengukuran-energi-dalam-reaksi-kimia/

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.